Beranda Hukum Kriminal Curi Sepeda Motor di Enggal, Remaja Asal Lamtim Diringkus Polisi

Curi Sepeda Motor di Enggal, Remaja Asal Lamtim Diringkus Polisi

242
BERBAGI
MN (17), warga Desa Peniangan, Kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur yang diamankan di Mapolsek Tanjungkarang Barat.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Petugas Polsek Tanjungkarang Barat dan Polsek Sekampung Udik meringkus MN (17), remaja asal Desa Peniangan, Kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur, Sabtu malam (6/10/2018), karena mencuri sepeda motor  di wilayah Enggal, Bandarlampung.

“Kurang dari 24 jam, tersangka MN berhasil ditangkap di rumahnya Sabtu malam 6 Oktober 2018. Selain tersangka, petugas menyita satu unit sepeda motor Honda Beat warna merah putih BE 2534 AAC milik korban,”kata Kapolsek Tanjungkarang Barat, Kompol Hapran, Minggu 7 Oktober 2018.

Kompol Hapran mengatakan, MN ditangkap berdasarkan korban Meriati (51), warga Gang Kweni, Kelurahan Enggal, Bandarlampung pada 6 Oktober 2018.

Dalam laporannya kepada polisi Meriati mengaku sepeda motornya yang diparkir di depan teras rumahnya pada Sabtu pagi 6 Oktober 2018 hilang sekitar pukul 05.30 WIB.

Polsek Tanjungkarang Barat kemudian melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan Polsek Sekampung Udik, Lampung Timur.Hasilnya: ada informasi sepeda motor korban disinyalir berada di wilayah Kecamatan Sekampung Udik.

Selanjutnya, petugas Polsek Tanjungkarang Barat dan Polsek Sekampung Udik menggerebek  tempat tersebut.

“MN bersama barang bukti satu unit sepeda motor. Setelah di cek, ternyata benar sepeda motor itu milik korban Meriati yang hilang di curi saat diparkirkan didepan teras rumahnya di wilayah Enggal,”ungkapnya.

Selanjutnya, tersangka MN dan barang bukti sepeda motor Honda Beat hasil curian, malam itu juga langsung dibawa ke Mapolsek Tanjungkarang Barat guna pengembangan penyidikan lebih lanjut.

Kepada polisi tersangka MN mengaku mencuri sepeda motor  bersama dua orang temannya yakni J dan R yang saat ini masih dalam pencarian.

Mereka mencuri motor korban dengan cara merusak stop kontak motor menggunakan kunci letter T.

“Mereka sengaja datang dari kampung ke Bandarlampung untuk mencuri sepeda motor. Begitu dapat sasarannya, pelaku langsung beraksi. Dugaannya, lebih dari sekali para pelaku beraksi,”jelasnya.

Hapran menambahkan, sebelum para pelaku tersebut membawa kabur sepeda motor milik korban, pelaku terlebih dulu merusak kunci pagar rumah korban.

Aksi para pelaku tersebut sempat dipergoki korban Meriati yang pagi itu hendak pergi ke pasar menggunakan sepeda motor tiba-tiba mendengar suara sepeda motornya sudah dalam keadaan dinyalakan.

“Saat korban keluar rumah, melihat sepeda motornya sudah dinaki salah seorang pelaku. Lalu korban berusaha menahannya dengan menarik dari belakang, tapi pelaku langsung tancap gas dan kabur membawa motor tersebut dan beruntung korban tidak sampai terseret,” katanya.

Loading...