Beranda Hukum Kriminal Curi Sepeda Motor, Pria Asal Lampung Timur Ditembak

Curi Sepeda Motor, Pria Asal Lampung Timur Ditembak

736
BERBAGI
Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Harto Agung Cahyono menunjukkan barang bukti motor curian dan kunci letter T yang disita dari tersangka Nadirsyah (32), warga Desa Tanjung Aji, Kecamatan Melinting, Lampung Timur (Lamtim).
Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Harto Agung Cahyono menunjukkan barang bukti motor curian dan kunci letter T yang disita dari tersangka Nadirsyah (32), warga Desa Tanjung Aji, Kecamatan Melinting, Lampung Timur (Lamtim).

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG-Petugas Unit Reskrim Polsek Sukarame bersama Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polresta Bandarlampung, meringkus tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) saat berusaha membawa kabur motor curian usai beraksi di Jalan Urip Sumoharjo, Gunung Sulah, Bandarlampung, Rabu 28 Maret 2018 sekitar pukul 14.30 WIB.

Tersangka yang ditangkap tersebut adalah, Nadirsyah (32), warga Desa Tanjung Aji, Kecamatan Melinting, Lampung Timur (Lamtim). Polisi terpaksa melumpuhkan tersangka dengan tembakan di kaki, karena berupaya melawan petugas dan berusaha kabur saat akan ditangkap.

“Petugas menangkap tersangka Nadirsyah, saat berusaha membawa kabur motor curian di Jalan Urip Sumoharjo, Gunung Sulah, Bandarlampung, Rabu 28 Maret 2018. Tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan dikaki, karena berusaha kabur dan melawan petugas saat akan ditangkap,” kata Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Harto Agung Cahyono, Kamis 29 Maret 2018.

Sedangkan untuk rekannya berinisial SH, kata Harto, berhasil kabur melarikan diri. Tersangka sudah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO), dan saat ini masih dalam pencarian petugas.

“Dari penangkapan tersangka, petugas menyita satu unit sepeda motor Honda Beat milik korban dan satu set kunci letter T,”ujarnya.

Harto mengungkapkan, aksi pencurian itu, dilakukan tersangka Nadirsyah bersama rekannya SH (DPO). Keduanya mencuri motor Honda Beat milik korban Thamrin, saat diparkirkan di halaman rumah. Aksi tersebut diketahui oleh korban, lalu korban berteriak sembari mengejar tersangka.

Bahkan, kata Harto, korban sempat berkelahi dengan tersangka, aksi itu diketahui oleh anggota Unit Reskrim Polsekta Sukarame dan Tim Tekab 308 Polresta yang sedang melakukan hunting tidak jauh dari lokasi kejadian. Saat itu juga, petugas langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka.

“Jadi saat melancarkan aksinya, tersangka Nadirsyah dan rekannya SH (DPO) yang dikejar oleh korban, dipergoki petugas yang sedang melakukan hunting tidak jauh dari lokasi kejadian. Melihat kejadian itu, petugas langsung melakukan penangkapan,”ungkapnya.

Mantan Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah ini mengutarakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka Nadirsyah tercatat sudah delapan kali melakukan aksi pencurian di wilayah Kota Bandarlampung sejak tiga bulan terakhir.

“Tersangka juga, merupakan residivis kasus yang sama dan penganiayaan pada tahun 2003 di Lapas Sukadana, Lampung Timur. Kasus tersebut, masih dalam pengembangan untuk mengungkap adanya TKP lain yang dilakukan tersangka,”terangnya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman pidana penjara 7 tahun.

Loading...