Dalam Mengelola Dana, Para Kadis di Lampura Diminta Konsultasi dengan Kejaksaan

Bagikan/Suka/Tweet:

Feaby/Teraslampung.com

Bupati Agung Ilmu Mangkunegara dan Kepala Kejaksaan Negeri Kotabumi, Yusna Adia menjawab pertanyaan seputar pembentukan TP4D oleh Kejaksaan Negeri Kotabumi, Senin (14/12/2015).

Kotabumi–Bupati Agung Ilmu Mangkunegara menginstrusikan seluruh kepala dinas dan jajaran Pemkab Lampung Utara untuk berkonsultasi terlebih dulu dengan pihak Kejaksaan dalam pengelolaan anggaran di lembaga yang mereka pimpin. Konsultasi ini dimaksudkan untuk meminimalisir tingkat penyimpangan anggaran sehingga program yang direncanakan tepat sasaran.

“Jadi, rekan – rekan media, nantinya, jangan menyalahartikan ketika melihat ada Kepala Dinas yang datang ke sini (Kejaksaan,red). Itu semata -mata untuk berkonsultasi, komunikasi, agar kebijakan Pemerintah tidak keluar dari jalurnya,” kata Bupati Agung yang didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Kotabumi, Yusna Adia usai sosialisasi tentang Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D), di kantor Kejaksaan Negeri, Kotabumi, Senin (14/12), sore.

Agung mengaku pihaknya sangat menyambut baik kegiatan Sosialisasi TP4D yang dilaksanakan oleh pihak Kejaksaan. Dengan demikian, pelaksanaan roda pemerintahan akan dapat berjalan lebih baik dan dapat lebih dirasakan manfaatnya bagi masyarakat karena penyerapan anggaran tidak akan melenceng dari aturan.

“Saya mendukung TP4D. Mudah-mudahan, ke depannya, pengelolaan anggaran di Lampung Utara dapat berjalan lebih baik dan maksimal,” tuturnya.

Sementara, Kajari Kotabumi, Yusna Adia mengatakan, TP4D memiliki tugas untuk mendampingi para birokrat supaya tidak terjebak tindak pidana korupsi atau melanggar hukum dalam melaksanakan pemerintahan dan pembangunan. Pembentukan tim ini merupakan langkah preventif agar tak terjadi penyimpangan anggaran.

“Jika terjadi permasalahan, TP4D dapat melakukan pendampingan hukum. Tapi, ditemukan bukti – bukti yang mengarah kepada pelanggaran hukum, kami akan tetap memprosesnya,” papar dia.‎