Beranda Hukum Damai, Caca Minta Enam Syarat kepada Andika Eks-Vokalis Kangen Band

Damai, Caca Minta Enam Syarat kepada Andika Eks-Vokalis Kangen Band

1186
BERBAGI
Andika vokalis Kangen Band saat melakukan perundingan perdamaian dengan istrinya Khairunisa alias Caca, Jumat (10/3/2017).

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Setelah melalui proses panjang dan berujung pada penahanan, kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan tersangka Andika Mahesa Setiawan, mantan vokalis Kangen Band, dengan istrinya, Khairunnisa alias Caca, akhirnya keduanya bertemu untuk membahas perdamaian, Jumat (10/3/2017).

Proses pertemuan untuk damai  difasilitasi Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung Kompol Deden Heksaputera. Dalam pertemuan tersebut, Caca ditemani ibunya, Herawati, dan kuasa hukumnya Suta Ramadhan. Sedangkan Andika didampingi kuasa hukumnya, Toto Ruhanto.

Dalam pertemuan tersebut, Kasat Reskrim dan penyidik melakukan konfrontir perdamaian kedua belah pihak. Pada pertemuan tersebut awalnya tidak ketemu adanya kesepakatan dari keduanya.

Selanjutnya, tersangka Andika yang mengenakan kaus Hawai kembali digiring petugas menuju sel tahanan Mapolresta Bandarlampung.

Saat dimintai tanggapan, mantan vokalis Kangen Band ini enggan berkomentar sedikit pun. Sembari berjalan menuju ke sel tahanan, Andika selalu menundukkan kepalanya dan matanya terlihat merah berkaca-kaca.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandarlampung, Kompol Deden Heksaputera mengutarakan, hasil konfrontir perdamaian dan pertemuan dari tersangka Andika dan istrinya Caca, belum membuahkan hasil.

“Ada beberapa point yang disepakati, yakni masalah kewajiban dari suami kepada istrinya. Tapi belum ada titik temu, mengenai poin tersebut bukan kewenangan kami tapi kewenangan keduanya,”ujarnya.

Dikatakannya, pihaknya hanya meminta keterangan langsung dari istri andika Caca dan keluarganya mengenai kebenaran perdamaian tersebut.

“Saya ingin mendengar langsung, ada paksaan, tekanan atau tidak,”ungkapnya.

Sementara penanganan perkara kasus tersebut, kata Deden, penyidik sudah mengirimkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Negeri Bandarlampung beberapa waktu lalu.

“Untuk SPDP nya, sudah kita kirim dan berkas perkaranya sedang disusun,”terangnya.

Ditambahkannya, kemungkinan adanya perdamaian, pihaknya belum dapat memastikan apakah perkara tersebut berlanjut atau diakhiri dikeluarkannya Surat Pemberitahuan Penghentian Penyidikan (SP3).

“Mengenai hal itu, kita akan lihat dahulu hasilnya seperti apa nanti,”pungkasnya.

Sementara istri Andika, Khairunisa alias Caca mengatakan, dirinya hanya menginginkan yang terbaik dari hasil perundingan tersebut bersama suaminya.

“Saya hanya minta yang terbaiklah untuk semuanya, ya untuk saya dan anak kami berdua serta keluarga saya juga,”ucapnya hal senada juga dikatakan oleh Herawati Ibunda Caca.

Menurut Herawati, dirinya hanya berharap, menantunya Andika tidak lagi berulah melakukan kesalahan seperti yang dilakukan sebelumnya, berkelakuan kasar terhadap istrinya maupun anaknya.

“Kalau memang dia (Andika), benar tidak lagi melakukan kesalahan ya jangan lagi lah hingga kejadian seperti ini,”ungkapnya.

Sementara Suta Ramadhan kuasa hukum Caca menambahkan, jika permintaan perdamaian datang dari Andika, kemudian disepakati dalam perundingan ada enam point yang harus disepakati sesuai dengan permintaan kliennya.

“Ada enam Point yang harus dipenuhi Andika, sementara ini Andika baru menyanggupi lima poin saja. Untuk satu poin itu, hak-hak Caca dan anak yang belum ada titik temu,”ujarnya.

Suta pun tidak menampik, jika memang perdamaian telah disepakati maka Caca akan mencabut laporan suaminya Andika.

“Semua yang terbaik, kalau mereka akan menjadi suami istri yang baik kembali, sampai saat ini kami belum mencabut laporannya,”jelasnya.

Sementara Toto Ruhanto selaku kuasa hukum Andika mengatakan, jika ada enam point yang diminta oleh pihak Caca, diantaranya yakni permintaan pertanggungjawaban pengobatan, jaminan kesehatan bagi Caca dan ketiga anaknya, hak asuh anak, lalu tidak lagi mengulangi perbuatannya, serta meminta Andika transparan dalam mengelola keuangan keluarga.

“Nah kalau yang belum di ada titik temu itu, masalah pendapatan Andika yang selama ini mungkin tidak ada kejelasan dan tidak transparan dalam pengelolaan pendapatan Andika,”ungkapnya.

Namun, pihaknya membantah, kalau kliennya Andika tidak memberi nafkah istrinya Caca. Perjanjian enam point tersebut, belum disepakati dalam bentuk perjanjian tertulis antar kedua belah pihak.

“Kami berupaya perundingan itu, akan terus dilakukan untuk mencapai perdamaian antara Caca dan Andika agar segera dilakukan pencabutan laporan,”pungkasnya.