Beranda News Lampung Dampak Badai Siklon Tropis, PT ASDP Hentikan Penyeberangan Bakauheni-Merak

Dampak Badai Siklon Tropis, PT ASDP Hentikan Penyeberangan Bakauheni-Merak

934
BERBAGI
Ombak di sekitar Pelabuhan Bakauheni,Kamis petang,30 November 2017. (Foto: Dede Hidayat)

TERASLAMPUNG.COM — Akibat cuaca ekstrem sebagai dampak badai Siklon Tropis Cempaka yang menyebabkan gelombang tinggi dan angin kencang, PT ASDP menghentikan operasional jalur penyeberangan Bakauheni Merak dan sebaliknya, Kamis (30/11/2017.

Penutupan sementara itu dilakukan sambil menunggu perubahan iklim yang diharapkan membaik pada 1-2 hari mendatang.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memutuskan penutupan mulai Kamis petang, 30 November 2017 pukul 17.45 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Pelaksana tugas Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero),Intan Sugiharti, dalam keteragan persnya Kamis (30/11/2017,mengatakan penutupan jalur penyeberangan Bakauheni – Merak karena gelombang di Selat Sunda mencapai 5 meter dan kecepatan angin angin hingga 45 knot.

“Kami memohon pengertian kepada seluruh pengguna jasa penyeberangan Merak-Bakauheni, karena cuaca di perairan Merak-Bakauheni  sangat eskstrem.Gelombang laut mencapai setinggi 5 meter dengan kecepatan angin diatas 45 knot,”katanya.

Menurut Intan penutupan jalur penyeberangan vital yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Sumatera itu dilakukan karena pihaknya memprioritaskan keselamatan dan keamanan para pengguna jasa yang akan menyeberang.

Intan menegskan PT ASDP terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait dengan kondisi cuaca yang cukup ekstrem sebagai dampak badai Siklon Dahlian tersebut.

Jika BMKG memberikan rekomendasi cuaca aman bagi penyeberangan, PT ASDP akan kembali mengoperasikan kapal untuk melayani para penumpang.

Data di BMKG Maritim Panjang, Lampung, pada Rabu (29/11) pukul 19.00 siklon tropis Cempaka mulai meluruh menjadi depresi tropis.

Menurut prakirawan BMKG Maritim Lampung, Achmad Raflie Pahlevi,meluruhnya siklon tropis Cempaka bersamaan dengan munculnya siklon tropis baru di Selatan Lampung bernama siklon tropis Dahlia.

“Berdasarkan info terkini, siklon tropis Dahlia bergerak ke Tenggara (atau menjauhi daerah Lampung) dengan kecepatan 13 km/jam. Kecepatan maksimum dipusat siklon tropis dapat mencapai 85 km/jam dengan tekanan minimum mencapai 989 mb,”kata Achmad Raflie Pahlevi, Kamis (30/11/2017).

Achmad Raflie Pahlevi mengatakan, meskipun bergerak menjauh, siklon tropis Dahlia tetap berdampak pada cuaca di Wilayah Lampung.

“Berdasarkan  pantauan BMKG, siklon tropis Dahlia menyebabkan kecepatan angin dan gelombang yang tinggi di Wilayah Lampung. Di wilayah Penyebarangan Merak – Bakauheni terpantau kecepatan angin mencapai 70 km/jam dengan tinggi gelombang mencapai 5 meter,” katanya.

Kondisi ini menyebabkan penyebeangan Merak – Bakauheni ditutup untuk sementara.

Gelombang, angin, dan cuaca yang ekstrem akan terus berlangsung hingga tiga hari mendatang.

“Untuk itu warga dihimbau untuk waspada terhadap segala potensi cuaca ekstrim dan menhingdari untuk melakukan penyeberangan,” katanya.

 

Loading...