Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Dampak Pemasangan “Tapping Box” di Bandarlampung Belum Terlihat

Dampak Pemasangan “Tapping Box” di Bandarlampung Belum Terlihat

791
BERBAGI
Walikota Herman HN menjelaskan soal dampak tapping box yang dipasang di restoran, hotel, dan tempat hiburan bagi kas daerah.

TERASLAMPUNG.COM — Dampak pemasangn alat perekam transaksi atau tapping box  di Kota Bandarlampung ternyata belum terlihat nyata dalam menaikkan pendapatan daerah. Menurut Walikota Herman HN, pemasangan tapping box di rumah makan, hotel dan hiburan belum memberikan pemasukan yang berarti.

“Belum mengalami kenaikan yang tinggi. Untuk itu, saya meminta kepada para pengusaha untuk tertib menggunakan tapping box setiap transaksi. Mereka (pengusaha) itu kan cuma memungut saja yang kena pajak konsumen,” kata Herman HN, Rabu, 13 Februari 2019.

BACA: Hotel dan Rumah Makan di Bandarlampung akan Dipasang “Tapping Box”

Dia juga mengingatkan para pengusaha yang kedapatan mematikan atau melakukan transaksi tidak menggunakan tapping box pihaknya akan mengambil tindakan tegas.

“Kita akan memberi surat peringatan kalau sampe tiga kali ya kita akan tutup tempat usahanya tapi saya percaya pengusaha di Bandarlampung baik-baik,” jelas Herman HN.

Selain itu walikota juga mengimbau para pengusaha yang sudah dipasang tapping box melakukan setor langsung uang hasil pajak ke Bank Lampung.

“Saya minta pengusaha rumah makan dan restoran serta hiburan untuk setor langsung ke Bank Lampung jangan melalui UPT (Unit Pelaksana Teknis),” katanya.

Selain itu dia mengimbau para pengusaha untuk tidak main-main dalam menggunakan tapping box untuk peningkan PAD seperti di daerah-daerah lain.

“Daerah lain yang menggunakan tipping box PAD nya meningkat jauh. Makanya saya himbau para pengusaha untuk tertib, kalau PAD bertambah kan untuk kesahteraan masyarakat juga,” katanya.

Dandy Ibrahim