Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Dampak Virus Corona, Pemkot Bandarlampung Beri Diskon Pajak Hotel-Restoran 50 Persen

Dampak Virus Corona, Pemkot Bandarlampung Beri Diskon Pajak Hotel-Restoran 50 Persen

442
BERBAGI
Kepala Badan Pengola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bandarlampung, Yanwardi
Kepala Badan Pengola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bandarlampung, Yanwardi

TERASLAMPUNG.COM — Untuk mengurangi beban para pengusaha hotel dan restoran terkait dampak pandemi virus corona, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung memberikan potongan pajak bagi pengusaha hotel, restoran, dan hiburan sebesar 50 persen dimulai bulan April 2020.

“Kami melihat pendemi Corona pendapatan pengusaha hotel, restoran dan hiburan menurun drastis. Untuk itu kami atas perintah walikota untuk meberikan diskon atau potongan pajak 50 persen,” jelas Kepala Badan Pengola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bandarlampung, Yanwardi, di ruang kerjanya, Senin,  6 April 2020.

“Hari ini surat pemberitahuan segera kami sampaikan ke para pengusaha, ini baru saya tandatangani,” imbuhnya.

Yanwardi meminta para pengusaha wajib pajak di Kota Bandarlampung untuk tidak gusar karena tidak mampu menyetor kewajiban pajaknya seperti biasa.

“Jangan gusar, kalau tidak ada yang makan dan menginap  ya tidak  perlu bayar pajak. Sampaikan saja faktanya,” imbaunya.

Melihat fakta di lapangan dengan pendemi Corona, Yanwardi mempredilsi pemasukan pajak dari hotel, restoran, hiburan menurun.

“Kalau bulan Januari dan Februari masih normal, saya prediksi bulan Maret pasti turun. Tetapi kita lihat itu pada pertengahan bulan April,” katanya.

“Kalau normal pajak dari hotel, restoran dan hiburan kami bisa dapat Rp18 miliar perbulannya. Kondisi sekarang ini kita lihat nanti bulan April pertengan saya yakin turun, mendapat  Rp10 miliar saja kami bersyukur,” jelas Yanwardi.

Pada bagian lain, Kepala BPPRD Kota Bandarlampung Yanwardi mengungkapkan, dampak pendemi Corona ini membuat pihaknya harus menyetop pemasangan 200 tipping box.

“Harusnya saat ini kita mulai pemasangan tipping box sebanyak 200 tapi kita liat situasi dan kondisi tidak memungkinkan kita setop dulu,” ungkapnya

“Sementara yang sudah terpasang sebanyak 300 tipping box dan kalau kita pasang 200 berarti 500. Tapi kondisi tidak memungkinkan, nanti ketika sudah normal kita akan pasang,” jelas Yanwardi.

Wakil Sekretaris Persatuan Hotel dan Restoran (PHRI) Lampung, Raban, mengaku belum mendapatkan surat pemberitahuan pengurangan pajak dari Pemkot Bandarlampung.

“Kalau hari ini kita surat itu, langsung akan kita pelajari, kalau memungkinkan kita akan mengajukan pengurangannya itu sampai 100 persen,” kata Raban yang juga menjabat Manajer Operasional Hotel Bukit Randu.

 

Loading...