Beranda News Nasional Dana Aspirasi Rawan Dikorupsi

Dana Aspirasi Rawan Dikorupsi

206
BERBAGI
Ilustrasi uang rupiah

JAKARTA, Teraslampung.com–Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) menilai dana aspirasi Rp11,2 triliun  rawan dikorupsi, jika kriteria pelaksanaan proyek dan pengawasan dana tersebut tidak jelas.

“Kalau kriterianya tidak jelas dan juga pengawasannya tidak jelas ya bisa (diselewengkan),” kata JK di Jakarta, Rabu (24/6).

Menurut JK,  usulan dana aspirasi untuk anggota DPR masih dalam tahap pembahasan di pemerintah. Pemerintah akan membahas bersama DPR terkait penggunaan dan besaran dana aspirasi yang akan dicairkan.

“Tetapi tentu kriteria, cara dan aturan yang jelas, sehingga itu harus masuk dalam APBN atau APBD. Tentu pemerintah ingin semua, apa pun namanya. Itu kan pembangunan untuk rakyat,” ujar JK.

Sdang paripurna DPR RI, Selasa (23/6)  menyetujui Usulan Program Pembangunan Daerah Pemilihan (UP2DP) atau dana aspirasi senilai Rp11,2 triliun per tahun bagi anggota dewan, meskipun tiga fraksi yakni Hanura, PDIP dan Nasdem menolak.

Dengan disetujuinya program tersebut, masing-masing anggota dewan akan dibekali dana Rp20 miliar per tahun untuk kepentingan pembangunan di daerah pemilihannya.

Loading...