Debat Publik Calon Walikota Bandarlampung Hanya Lebih Pertajam Visi Misi

Bagikan/Suka/Tweet:
Debat Publik Calon Walikota Bandarlampung, Rabu malam (30/9).

TERASLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bandarampung menggelar acara debat publik antarcalon walikota Bandarlampung di Grand Krakatau Ballroom Hotel 7 Th Bandar Lampung, Rabu malam (30/9). 

Meski digelar mulur dari jadwal, acara yang dipandu dosen FEB Unila Dr. Ayi Ahadiat itu berlangsung lancar. Sayangnya, kesan sekadar sebagai kegiatan formalitas pun tak terhindarkan, karena debat antarkandidat sebenarnya tidak terjadi. Sebab, acara lebih diwarnai pemapara visi misi dan penajaman visi-misi masing-masing calon.

Sejumlah pendukung pasangan calon tampak bergerombol di depan Hotel The 7, ratusan ibu ibu pengajian berpakaian serba merah pendukung pasangan calon nomor urut dua turut meramaikan suasana di luar gedung pertemuan debat publik. 
Sementara itu, pendukung pasangan calon nomor urut satu memakai pakaian dan aksesoris unik untuk mendukung calonnya.”Kami memakai kostum unik hanya untuk meramaikan suasana debat saja. Tanpa bermaksud apapun,” kata Budi, pendukung pasangan calon  nomor urut satu.
Sementara itu, pengamanan di sekitar lokasi acara dilakukan ketat. Sejumlah petugas kepolisian lengkap dengan alat metal detektor disiapkan di depan gedung. Semua tamu undangan di periksa tas dan barang bawaannya. 
Sekretaris KPU Kota Bandar Lampung Zainnudin mengatakan debat publik calon walikota Bandar Lampung dilaksanakan untuk mengetahui dan memahami apa saja kebutuhan masyarakat Kota Bandar Lampung. 
Diharapkan masyarakat dapat memilih secara cerdas kearah yang lebih baik untuk lima tahun kedepan. Dalam acara debat tim perumus permasalahan ditangani oleh tim pakar; Khairuddin Tahmid dari IAIN Raden Intan, Muchtar Lutfie dari Universitas Saburai, 
Permasalahan seputar pelayaran publik, permasalahan daerah dan penyelararasan permasalahan antara pemerintah pusat dan darah.
Ketua KPU Kota Bandar Lampung Fauzi Heri berharap semua dapat menjelaskan visi dan misi masing masing calon untuk masyarakat Kota Bandarlampung . Debat publik memiliki peranan penting sejauhmana rakyat dapat diyakinkan tentang program kerja mereka.
Mas Alina Arifin