Beranda Teras Berita Deklarasi Pemilu Damai di Way Kanan: Pemimpin Parpol Goyang Bersama

Deklarasi Pemilu Damai di Way Kanan: Pemimpin Parpol Goyang Bersama

151
BERBAGI
Ketua PDC Hanura Way Kanan, Yozi Rizal, menandatangani Deklarasi Pemilu Damai, di Blambangan Umpu, Sabtu (15.3)

Syailendra Arif/Teraslampung.com

Blambangan Umpu—Para pemimpin partai politik (parpol) peserta pemilu 2014 bergoyang bersama di panggung “Deklarasi Pemilu Damai” KPU Kabupaten Waykanan di Blambangan Umpu, Sabtu (15/3). bergantian bernyanyi menyemarakkan acara sebelum penandatanganan “Deklarasi Pemilu Damai” berlangsung di halaman KPU setempat.

Acara yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB itu diawali dengan karnaval di sekitar Blambanganumpu, dan dilanjutkan dengan penandatanganan Deklarasi Damai Pemilu 2014 oleh para ketua partai politik di daerah itu.

“Kemarin memang sudah ada kegiatan serupa, namun pelaksananya pemerintah daerah. Adapun kegiatan besok memang kegiatan KPU di seluruh Indonesia,” kata Ketua KPU Way Kanan, Iskardo P. Panggar.

Selain terjadi peningkatan partisipasi pemilih, Iskardo berharap dengan menggelar acara tersebut diharapkan berharap menjadi ajang silaturahmi para pemimpin dan pengurus parpol dengan masyarakat.

“Aman dunia ini,” kata Bupati Bustami Zainudin yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Waykanan disela menyanyikan lagu dangdut.

Selain Bustami, tampak juga Ketua PKB Syeh Ajeman, Ketua Partai Golkar Marsidi Hasan, Ketua Partai Gerindra Abdul Haris Nasution, Ketua Partai Demokrat Raden Adipati Surya, Ketua PPP Maharatu, Partai Hanura Yozi Rizal, PBB Edi Gunawan dan PKPI Dul Muit.

“Demokrasi adalah keniscayaan, dan itu adalah hal yang harus dilakukan di negeri ini,” kata Ketua KPU Waykanan Iskardo P Panggar didampingi komisioner, Darul Hafiz, Sukindra dan Erwan Bustami.

Deklarasi Pemilu Damai itu diwujudkan dalam bentuk penandatanganan kesepakatan para pemimpin parpol untuk:  pertama, saling menghormati antara masing-masing Partai Politik Peserta Pemilu 2014 dalam melaksanakan kegiatan kampanye sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kedua, tunduk dan taat kepada peraturan yang berkaitan dengan pelaksanaan kampanye  setra akan menjaga ketertiban dan kondusifitas dalam setiap kegiatan kampanye.Lantas menghormati kebebasan pers untuk mencari dan menyampaikan informasi kepada masyarakat sesuai dengan kode etik jurnalistik dan kode etik penyiaran.

Ketiga, menyelesaikan masalah yang terjadi dengan jalan musyawarah mufakat dan menghindari segala bentuk kekerasan,intrik,intimidasi dan provokasi untuk meraih kemenangan.
   
Keempat, tidak melakukan praktek jual beli suara, menipulasi suara dan penyuapan kepada pemilih dan penyelenggara pemilihan umum  dalam bentuk apapun. Lalu menghormati proses pemungutan dan penghitungan suara yang di lakukan oleh KPU Kabupaten Waykanan.
Kelima, menerima dengan ikhlas hasil ahir proses  peungutan dan penghitungan suara yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Waykanan dan berkewajiban menyampaikan isi deklarasi kepada seluruh kader dan simpatisan partai politik masing-masing.

Sebelum seremonial “Deklarasi Pemilu Damai”, karnaval diikuti sekitar 1.000 orang dari 12 partai politik, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS), lalu kelompok kuda lumping “Mekar Bhakti” dari Kampung Umpu Bhakti dan drum band dari MIN Blambangan Umpu Waykanan digelar untuk menngkatkan partisipasi pemilih.

“Kami undang perwakilan 12 partai politik peserta Pemilu 2014 untuk ikut karnaval. Setiap partai politik diminta menghadirkan sepuluh orang,” kata Iskardo.

Pemilu 2014 di Waykanan dengan daftar pemilih tetap mencapai 335.389 jiwa terdiri atas laki-laki sebanyak 172.742 jiwa dan perempuan 162.647 jiwa.

Sebanyak 40 kursi DPRD Kabupaten diperebutkan 378 orang calon anggota legislatif, yaitu 150 perempuan dan 228 laki-laki dari lima daerah pemilihan.

Pada pesta demokrasi berlangsung 9 April mendatang, KPU Waykanan dibantu 70 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) atau masing-masing kecamatan 5 orang dan 666 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Loading...