Dekranasda Lampung Terima Hak Paten Tapis Lampung dari Kemenhumham

  • Bagikan

TERASLAMPUNG.COM — Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI menyerahkan Sertifikat Merek Kain Tapis Lampung kepada Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lampung. Penyerahan sertifikat hak paten dilakukan oleh Kadiv Pelayanan Hukum dan HAM Kantor Kemenkumham Lampung, Nur Ichmwan, kepada Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, di Mahan Agung, Rabu (5/5/2021).

Nur Ichwan mengatakan, Menkumham atas nama Negara Republik Indonesia berdasarkan Undang-undang Nomor. 20 tahun 2016 Tentang Merek. Maka memberikan hak merek kepada Dewan Kerajinan Nasional Daerah Lampung, alamat Jl. Ir. Juanda Pahoman Bandarlampung. Tanggal penerimaan 18 Oktober 2019 dengan Nomor Pendaftaran IDM000849763, Etiket Merek Tapis.

“Perlindungan hak atas merek tersebut diberikan untuk jangka waktu 10 tahun terhitung sejak tanggal peberimaan sampai 18 Oktober 2029. Sesuai dengan Pasal 35, maka perlindungan hak merek bisa diperpanjang. Selain merek, ada hak cipta juga yang dapat didaftarkan berkaitan dengan motif dari Tapis. Kanwil Kemenkumham Lampung juga berkomitmen untuk bekerja dengan cepat dan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat terkait Kekayaan Intelektual,” kata dia.

BACA JUGA:   Dongkrak Mutu SMA/SMK Lampung, Gubernur Ridho Bentuk Lima UPTD

Riana Sari mengaku  sangat terharu bercampur gembira. Menurutnya, perjuangan pengajuan hak merek dilakukan pada tahun 2019 dan baru sekarang terealisasi.

“Alhamdulillah di hari yang penuh barokah ini hak cipta Tapis sudah saya terima. Dan ini persembahkan kepada para tokoh adat, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat Lampung. Bahwa Tapis punya orang Lampung,” ujarnya.

Riana Sari berharap dengan telah dipatenkan hak cipta Tepis, maka berharap Tapi Lampung akan semakin berkembang dan semakin digemari oleh masyarakat. Riana juga mengapresiasi kinerja Kanwil Kemenkumham Lampung yang cepat dalam pelayanan pendaftaran Merek yang dalam hal ini Tapis Lampung. Dengan adanya sertifikat ini, diharapkan dapat melindungi Kekayaan Intelektual dan Warisan Budaya Daerah sehingga dapat menjadi ciri khas atau identitas daerah.

  • Bagikan