Beranda News Kesehatan Delapan Kabupaten-Kota di Lampung Diinisiasi Jadi Kabupaten-Kota Layak Anak di Indonesia

Delapan Kabupaten-Kota di Lampung Diinisiasi Jadi Kabupaten-Kota Layak Anak di Indonesia

242
BERBAGI
Sosialisasi Puskesmas Ramah Anak, di Begadang Resto Bandarlampung. Selasa (9/6/2015).

BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com — Delapan Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung terpilih diantara 242 yang akan diinisiasi menjadi Kabupaten/Kota Layak Anak di Indonesia. Untuk itu,  Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia terutama Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak memprioritaskan Provinsi Lampung untuk memperoleh Sosialisasi tentang Puskesmas Ramah Anak. Diharapkan Sosialisasi  tersebut dapat mempercepat dan mendorong terwujudnya Kabupaten/Kota Layak Anak di  Provinsi Lampung.

Demikian disampaikan Asisten Bidang Kesra Ellya Muchtar dalam sambutannya ketika membuka Acara Sosialisasi tentang Puskesmas Ramah Anak, di Begadang Resto Bandarlampung, Selasa hari ini (9/6/2015).

Acara tersebut dihadiri Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian PP dan PA Republik Indonesia beserta jajaran dan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung.

Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya menuju  Kabupaten/ Kota Layak Anak (KLA). Dalam Kabupaten/Kota Layak Anak ini, masyarakat dan pemerintah didorong untuk memenuhi seluruh hak anak, mulai dari hak hidup, tumbuh kembang, perlindungan dan partisipasi. “Semua pelayanan publik yang berkaitan dengan anak mesti memberikan pelayanan yang ramah anak, sehingga anak-anak yang menerima pelayanan tersebut merasa aman, nyaman dan gembira,” kata Ellya Muchtar.

Ellya mengatakan,berkaitan dengan pemenuhan hak anak atas kesehatan, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) merupakan fasilitas   pelayanan   kesehatan terdepan dengan 3 (tiga) fungsinya yaitu 1) memberikan pelayanan peningkatan kesehatan, 2) pencegahan penyakit dan 3) pengobatan dan pemulihan, merupakan lembaga pertama dan utama dalam memberikan pelayanan pemenuhan hak anak atas kesehatan.

Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian PP dan PA Wahyu Hartomo mengatakan, berkenaan dengan pemenuhan anak atas kesehatan, Pemerintah wajib menyediakan fasilitas dan upaya kesehatan yang komprehensif bagi anak. Sehingga anak memperoleh derajat kesehatan yang optimal sejak masih dalam kandungan.

Puskesmas ramah anak (PRA) adalah puskesmas yang dalam menjalankan fungsinya berdasarkan pemenuhan, perlindungan dan penghargaan atas hak-hak anak berdasarkan 4 prinsip perlindungan anak. Yaitu non diskriminasi, kepentingan terbaik bagi anak, hak untuk hidup, kelangsungan hidup dan perkembangan serta penghargaan terhadap pendapat anak.

Puskesmas ramah anak juga menyediakan sarana untuk anak berkebutuhan khusus. Seperti ruang konseling , penyediaan sarana bermain dan seterusnya. “Mainan bekas dapat dikumpulkan dari anak petugas Puskesmas, warga sekitar atau kontribusi dari toko mainan setempat dan pihak swasta lainnya,” ujar Deputi.

Loading...