Demo 212, Hari Ini Puluhan Aktivis HMI Kotabumi ke Jakarta

  • Bagikan
Rombongan kader HMI cabang Kotabumi, Lampung Utara berpose sesaat sebelu‎m berangkat menuju Jakarta untuk bergabung dalam aksi bela Islam jilid III.

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–‎Puluhan kader Himpunan mahasiswa Islam (HMI) cabang Kotabumi, Lampung Utara akan ‎bergerak menuju Jakarta untuk turut bergabung dalam aksi bela Islam jilid III atau sering disebut sebagai demo ‘212’, di Jakarta, Jumat (2/12/2016).

‎”Hari ini, ada sekitar 30 kader HMI cabang Kotabumi akan bergerak menuju Jakarta untuk bergabung dalam aksi bela Islam jilid III,” kata Ketua Umum HMI Kotabumi, Exsadi, melalui pesan BlackBerry-nya, Kamis (1/12/2016).

‎Menurut Exsadi, keikutsertaan mereka dalam aksi bela Islam yang dikenal dengan aksi 212 itu merupakan instruksi langsung dari Pengurus Besar HMI yang ada di Jakarta. Oleh karenanya, tak hanya kader HMI dari Kotabumi saja yang akan berangkat menuju Jakarta melainkan juga diikuti oleh seluruh kader HMI dari kabupaten/kota di Lampung seperti Metro, dan Bandar Lampung. Diperkirakan total ada sekitar 150 kader HMI dari Lampung yang akan ikut aksi 212 tersebut.

‎”Selain dari Lampung Utara, kader HMI dari Metro dan Bandar Lampung juga dipastikan turun ke Jakarta. Perkiraannya, ada sekitar 150 kader HMI yang akan ke sana,” urainya.

‎Exsadi menegaskan, alasan turut andilnya para kader HMI dalam aksi 212 itu dikarenakan pihaknya memiliki kesamaan tuntutan dengan para peserta aksi 212 yakni meminta pemerintah menegakan hukum seadil – adilnya dalam kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur Jakarta non aktif, Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok yang kini telah berstatus tersangka. Mereka ingin agar Ahok segera ditahan sama seperti dengan para terdakwa penista agama sebelum – sebelumnya.

“Kami menuntut ‎penegakan hukum yang berkeadilan terhadap Ahok yang telah dinyatakan sebagai tersangka agar segera ditahan,” tegas dia.

Kendati akan turut serta dalam aksi 212 tersebut, Exsadi mengimbau seluruh kader HMI agar tak mudah terpancing dengan provokasi – provokasi saat aksi itu berlangsung.‎ Karena berbagai provokasi itu hanya akan menimbulkan kerusuhan dan mencoreng aksi itu sendiri yang sejatinya akan digelar dengan damai.

“Kepada rekan – rekan HMI, jangan mudah terprovokasi. Tetaplah berjuang dengan semangat tinggi tanpa anarki,” ‎imbau aktivis muda ini.

  • Bagikan
You cannot copy content of this page