Densus 88 Antiteror Polri Amankan Ratusan Kotak Amal LAZ BM ABA di Pringsewu

  • Bagikan
Penyitaan kotak amal di Kabupaten Pringsewu, Kamis (4/11/2021). Kotak amal itu diduga menjadi kedok pengumpulan dana masyarakat untuk mendukung terorisme.

TERASLAMPUNG.COM –– Detasemen khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri kembali melakukan penyitaan ratusan kotak amal LAZ BM ABA yang diduga untuk mendanai jaringan Jamaah Islamiah (JI ) di kantor Yayasan Ishlahul Umat Lampung di Pekon Klaten, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Kamis (4/11/2021) siang.

BACA: Satu Tersangka Teroris yang Ditangkap Densus 88 di Lampung Ternyata Kepala SD Negeri

Penyitaan kotak amal itu dilakukan setelah Densus 88 menangkap tersangka DRS di Wonokrio, Kabupaten Pringsewu, Lampung,  pada 2 November 2021. Selain diduga menjadi anggota Jamaah Islamiyah (JI), DRS diketahui berprofesi sebagai Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan berstatus pegawai negeri sipil (PNS).

Selain sebagai kepala sekolah,  kata Aswin, DRS juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Baitul Maal Abdurrahman Bin Auf (BM ABA) Lampung dan Wakil Ketua BM ABA Lampung. Ia kemudian menjadi Ketua BM ABA Lampung pada 2018-2019 dan 2020.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, kotak amal tersebut diduga kuat dipakai untuk menggalang dana dari masyarakat untuk mendukung gerakan terorime.

“Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri  telah melakukan pengembangan dan pencarian barang bukti berupa kotak amal yang selama ini patut diduga untuk melakukan kegiatan penggalangan dana kegiatan radikalisme untuk merancang aksi terorisme diberbagai wilayah,” kata Kombes Pandra, di lokasi penyitaan.

Pandra mengatakan, pada awal tahun 2021 lalu Densus 88 menangkap sekitar 23 pelaku terorisme di  Lampung. Berdasarkan pemeriksaan kala itu, beberapa tersangka yang ditangkap di Lampung  berperan menjadi pengumpul dana dengan menyebarkan kotak amal di sejumlah lokasi.

“Dari pengembangan tiga tersangka yang ditangkap di Lampung kemarin, yaitu SK, SB dan DRS, mereka juga melakukan hal yang sama. Yakni mengumpulkan dana amal dari masyarakat untuk mendukung terorisme. Kemarin puluhan kotak amal sudah disita. Hari ini kembali dilakukan penyitaan kotak amal,” katanya.

Pandra mengatakan, penyitaan tersebut  tidak terlepas dari kerjasama tim dari Densus 88 Antiteror Polri dengan didukung  Polda Lampung dan Polres serta jajarannya.

Sebelumnya, pada Rabu (3/11/2021),  tim Densus 88 Antiteror Polri juga telah menyita lebih dari 800 kotak amal LAZ BM ABA di gudang yang berada di Kelurahan Way Halim, Bandarlampung.

  • Bagikan