Beranda Politik DPRD Lampung Di Tengah Pandemi, Ketua Komisi I DPRD Lampung Sosialisasikan Perda Rembug Desa

Di Tengah Pandemi, Ketua Komisi I DPRD Lampung Sosialisasikan Perda Rembug Desa

1707
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Meskipun dalam situasi pandemi Covid-19, Ketua Komisi I DPRD Lampung Yozi Rizal tetap melakukan Sosialisasi Perda (Sosper) Rembuk Desa ddi Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, Jumat (17/4/2020). Sosialisasi Perda dilakukan dengan tetap menaati protokol kesehatan; yakni dengan menjaga jarak dan mengenakan masker selama sosialisasi berlangsung.

Selain sosialisasi Perda, pada kesempatan itu Yozi juga menyampaikan sosialisasi tentang pencegahan Covid-19 dan memberikan bantuan masker dan 1.300 paket sembako untuk warga yang terdampak pandemi Covid-19. Selain untuk warga beberapa desa di Kecamatan Blambangan Umpu, masker dan sembako juga dibagikan untuk warga beberapa desa di Kecamatan Rebang Tangkas.

Menurut Yozi Rizal, Perda Rembug Desa merupakan payung hukum penting untuk mencegah dan menanggulangi konflik sosial.

“Kita tahu bahwa konflik sosial pernah beberapa kali terjadi di Lampung. Dengan adanya Perda ini diharapkan sejak awal potensi konflik itu diminimalisir di tingkat bawah. Sebab itu, peran para kepala desa atau kepala pekon sangat penting,” katanya.

Dalam sosialisasi pencegahan  Covid-19, Yozi Rizal melibatkan tenaga medis dari Puskesmas Bumi Baru. Tenaga medis tersebut memberikan pendidikan kepada warga tentang pencegahan  Covid-19.

“Setelah sosialisasi ini, warga yang ikut sosialisasi hari ini bisa menularkan pengetahuannya kepada warga lainnya tentang cara pencegahan dan penularan Covid-19,” kata dia.

Yozi mengatakan, pandemi Covid-19 harus ditanggulangi dengan taktis dan melibatkan banyak pihak.

“Saya mengimbau warga untuk tidak menyelepekan Covid-19. Bukan hanya penyebarannya yang berbahaya, tetapi dampak sosial dan psikologisnya juga berbahaya,” katanya.

Soal bantuan masker dan sembako, Yozi mengatakan itu merupakan bentuk rasa sayang dan keprihatinan dirinya terhadap situasi saat ini.

“Covid-19 menyebabkan aktivitas ekonomi nyaris terhenti total. Banyak warga kehilangan sumber nafkah. Bantuan sembako ini, jumlahnya tidak banyak dan saya yakin tidak akan cukup. Namun paling tidak dapat meringankan beban saudara saudara saya,”  kata politikus Partai Demokrat itu.

Yozi juga berharap ada pihak lain yang memberikan bantuan sama, kepada warga kurang mampu dan terdampak Covid-19, sehingga dampak ekonomi masyarakat Way Kanan akibat virus Corona teratasi.