Beranda News Bandarlampung Dicueki di Pemkot, Para Pedagang Pasar Griya Sukarame Mengadu ke Dewan

Dicueki di Pemkot, Para Pedagang Pasar Griya Sukarame Mengadu ke Dewan

220
BERBAGI
Para pedagang Pasar Griya Sukarame Bandarlampung menggelar aksi di depan Kentor DPRD Bandarlampung,Selasa (8/5/2018).
Para pedagang Pasar Griya Sukarame Bandarlampung menggelar aksi di depan Kentor DPRD Bandarlampung,Selasa (8/5/2018).

Dandy Ibrahim | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Karena keinginannya bertemu dengan pejabat Pemkot di Kantor Pemkot Bandarlampung gagal, puluhan pedagang Pasar Griya Sukarame yang tergabung dalam Komite Tolak Penggusuran Pasar Griya (KTP – PG) mendatangi Kantor DPRD Bandarlampung.

Dari Kantor Pemkot  Bandarlampung mereka berjalan kaki menuju Kantor DPRD Bandarlampung sambil meneriakkan yel – yel tolak penggusuran.

Tiba di depan Kantor Dewan,mereka membentang spanduk sambil berorasi menuntuk penundaan penggusuran Pasar Griya Sukarame.

Perwakilan mereka kemudian diterima oleh Ketua Komisi I, Nu’man Abdi, bersama Barlian Mansyur, Muchlas Ermanto Bastari, dan Jauhari.

Ketua Persatuan Pedagang Pasar Griya Sukarame. Bustami, mengungkapkan kegelisahannya soal akan dikosongkangnya lahan pasar oleh Pemkot Bandarlampung pada Rabu (9/5/2018).

“Kalau besok dikosongkan, kami mau cari makan dimana? Apalagi sebentar lagi bulan Ramadhan, Lebaran, dan anak – anak mau sekolah,” ujar Bustami.

Menanggapi kegelisahan para pedagang pasar tersebut,Nu’man Ardi berupaya agar hal itu tidak terjadi.

“Saya sudah telepon Kasie Tantrib dan Kepala Pol PP untuk menanyakan pengosongan lahan pasar. Menurut mereka  belum ada jadwal pengosongan,” ujar Nu’man Ardi.

Nu’man mengaku dirinya juga sudah menghubungi  Ketua DPRD kota Wiyadi agar segera menemui Sekkot Badri Tamam untuk  meminta penundaan pengosongan lahan pasar itu.

Agar masalah menjadi makin jelas, Nu’man Ardi meminta para pedagang dan LBH Bandarlampung untuk mengirimkan surat kepada Plt Walikota Bandarlampung, Yusuf Kohar.

Tuntutan para pedagang ada tiga. Yakni: menolak penggusuran, berikan seluruh hak dasar masyarakat Pasar Griya Sukarame, dan Kembalikan fungsi Pasar Griya Sukarame.

Sementara itu Muchlas meminta data – data pedagang yang masih aktif dan yang sudah keluar.

“Ini biasanya suka ada penumpang gelap, kami meminta kepada para pedagang untuk mengirimkan data – data pedagang yang aktif dan yang sudah tidak aktif lagi,” ujar politisi PKS itu

Pertemuan perwakilan pedagang dan anggota Dewan itu menyepakati Dewan akan menjadi fasilitator mempertemukan pedagang dengan pejabat terkait dari Pemkot Bandarlampung.