Beranda Ruwa Jurai Lampung Selatan Diduga Berbuat Mesum, Warga Desa Negeri Pandan Minta Bupati Lamsel Copot ...

Diduga Berbuat Mesum, Warga Desa Negeri Pandan Minta Bupati Lamsel Copot Kades

129
BERBAGI
Ratusan warga Desa Negeri Pandan demo ke kantor bupati memuntut Kadesnya mundur karena diduga berbuat mesum. (Foto: Teraslampung.com/Iwa J Sastra).
Ratusan warga Desa Negeri Pandan demo ke kantor bupati memuntut Kadesnya mundur karena diduga berbuat mesum. (Foto: Teraslampung.com/Iwa J Sastra).

Iwan J Sastra/Teraslampung.com

KALIANDA – Ratusan warga Desa Negeri Pandan, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, menggelar aksi demo di Kantor Bupati Lampung Selatan, Rabu (18/2)  meminta  Bupati Lampung Selatan Rycko Menoza  untuk mencopot jabatan Kepala Desa Negeri Pandan berinisial RD, yang dinilai telah mencoreng nama desa setempat atas perbuatannya melakukan mesum dengan Isteri tetangganya sendiri.

“Kami masyarakat Desa Negeri Pandan menyatakan dan menggugat Kepala Desa Negeri Pandan untuk mundur dari jabatannya, karena atas dasar perbuatannya yang telah melakukan perbuatan Amoral atau melakukan mesum dengan istri tetangganya sendiri yang sangat mencederai norma-norma agama serta etika-etika kehadatan yang selalu dijunjung tinggi oleh warga masyarakat Desa Negeri Pandan,” ujar Kordinator Aksi Syahidan, dalam orasinya.

Diungkapkannya, selain telah menodai desa Negeri Pandan, perbuatan kades tersebut juga, tentunya sangat merusak citra Kades-Kades lainnya, khususnya para Kepala Desa se-Kabupaten Lampung Selatan.

“Maka dari itu kami atas nama tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda serta seluruh warga masyarakat Desa Negeri Pandan mengecam keras dan menuntut mundur Kepala Desa yang tidak bermoral, karena kami anggap tidak dapat menjalankan amanat pemerintah dengan benar serta telah menodai norma-norma agama dan merusak tatanan kehadatan di masyarakat,” ungkapnya.

” Sekali lagi kami minta kepada Bupati Lampung Selatan, agar hari ini juga mencopot kepala desa (RD, red) yang tidak bermoral dan tidak patut untuk di contoh sebagai pemimpin dan segera di proses secara hukum yang sesuai dengan perbuatannya, karena kami sudah tidak menginginkan lagi pemimpin yang bejad dan tidak bermoral,” kata Syahidan dengan lantang.

Pantauan Teraslampung.com, usai menggelar orasinnya, ratusan warga masyarakat Desa Negeri Pandan membubarkan diri untuk beristirahat  disekitar lingkungan Pemkab Lamsel, sambil menunggu kedatangan Bupati Lampung Selatan H. Rycko Menoza. SZP yang sedang menghadiri kegiatan Musrenbang diwilayah Kecamatan Sragi, Lampung Selatan.

Sebelumnya, pada Januari 2015 lalu, ratusan warga juga berunjuk rasa menuntut Bupati Rycko Menoza mencopot Kades Pandan terkait dugaan selingkuh.

Baca Juga: Warga Desa Negeri Pandan Unjuk Rasa di Depan Kantor Bupati Lamsel