Beranda Hukum Kriminal Diduga Cabuli Bocah 5 Tahun, Oknum Pejabat Dinas Pendidikan Lampura Dilaporkan ke...

Diduga Cabuli Bocah 5 Tahun, Oknum Pejabat Dinas Pendidikan Lampura Dilaporkan ke Polisi

1051
BERBAGI
Ilustrasi

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Jo, oknum pejabat di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Utara (Disdikbud Lampura), Kamis (16/11/2017) dilaporkan ke Mapolres Lampung Utara, karena diduga mencabuli Mawar (5 tahun, bukan nama sebenarnya).

Ironisnya, korban masih punya hubungan keluarga dengan pelaku. Pelaku tidak lain adalah adik nenek korban.

Jy, nenek Mawar yang tercatat sebagai warga Kecamatan Kotabumi Selatan,  mengatakan bahwa perbuatan tak senonoh yang dilakukan Jo terhadap Mawar itu diketahui pertama kali pada minggu (12/11/2017).

“Jo itu adik kandung saya. Artinya, Mawar dapat dikatakan termasuk cucu Jo juga. Kejadiannya baru kami ketahui pada Minggu lalu,” kata Jy di Mapolres Lampung Utara.

Kecurigaan keluarga berawal saat melihat ekspresi kesakitan yang ditunjukkan korban. Mawar mengeluhkan bagian kemaluannya sakit saat akan dimandikan.

Merasa ada yang tidak beres, Jy kemudian mencoba mencari tahu apa yang sebenarnya yang terjadi dengan cucu kesayangannya tersebut.

Betapa terkejutnya Jy begitu mengetahui bahwa penyebab kesakitan Mawar karena bagian vitalnya telah diperlakukan tidak senonoh oleh seseorang pada Sabtu (11/11/2017).

Jy semakin terpukul saat mengetahui bahwa  yang melakukan perbuatan yang merusak masa depan cucunya itu ialah Jo, yang tak lain adik kandungnya.

“Dia (Mawar) bilang bahwa anunya (kemaluan,red) digituin pake tangan dan lidi oleh ngkek (panggilan Mawar kepada Jo) di rumah J,'” kisahnya.

Sehari-hari, Mawar memang lebih suka tinggal atau bermain di kediaman J meski rumah orang tuanya cukup berdekatan dengan J.

.”Setelah bermusyawarah dengan keluarga, kami sepakat melaporkan kejadian ini ke polisi,” kata dia.

Menyikapi laporan ini, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Pores, AKP Syahrial mengatakan, pihaknya akan segera mencokok J yang diduga telah berbuat cabul terhadap Mawar.

Perbuatan Jo, menurut Syahrial, diduga dilakukan bukan hanya sekali melainkan lebih dari itu. Dugaan ini terungkap dalam laporan keluarga korban dengan nomor : LP / 935 / XI / 2017 / POLDA LAMPUNG / RES.LU tertanggal 15 November 2017.

Akibat perbuatan itu, terjadi perubahan drastis terhadap perilaku Mawar. Mawar yang sebelumnya periang kini berubah menjasi pemurung dan lebih suka diam.

“Setelah keterangan saksi dan hasil visum kami dapat, secepatnya pelaku akan kami amankan,” tegas Perwira Pertama Kepolisian ini.

Loading...