Diduga Coba Bunuh Diri, Sunyoto Nyaris Tewas dengan Luka Gorok di Leher

Bagikan/Suka/Tweet:

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Sunyoto dirawat di RSU Urip Sumoharjo Bandarlampung, Junmat (9/10).

BANDARLAMPUNG– Sunyoto (55), pria yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang becak, ditemukan sudah tak berdaya dengan luka sayatan dileher di tempat kosannya di Jalan Pulau Buru, Kelurahan Way Halim, Bandarlampung, pada Jumat (9/10) sekitar pukul 17.00 WIB.

Menurut keterangan Sarwono, tetangga korban, Sunyoto selama ini  mengidap penyakit asma yang sudah lama dideritanya. Menurut Sarwono, sebelum menyayat lehernya, Sunyoto sempat minum empat butir pil pereda asma. Setelah meminum obat itu, Sunyoto merasa sesak lalu pulang ke tempat kosnya.

“Taklama kemudian, saya dengar Sunyoto menjerit, begitu saya dekati sudah luka di lehernya. Sunyoto rupanya mengambil botol kecap dan memecahkannya untuk melukai lehernya sendiri. Takut terjadi apa-apa sama dia (Sunyoto), lalu saya memanggil pemilik kos,” kata Sarwono di lokasi kejadian.

Sementara menurut keterangan tetangga korban lainnya, Slamet, menuturkan dirinya  datang ke tempat kos Sunyoto karena mendengar jeritan juga. Saat itu ia melihat Sunyoto sedang duduk didekat kran air tempat cucian piring.

“Begitu saya masuk, Sunyoto ini dipanggil kok diam saja. Begitu saya dekati, lehernya kok sudah penuh darah, kemudian Sarwono datang bersama pemilik kos. Sunyoto lalu dibawa ke Rumah Sakit Urip Sumoharjo untuk mendapatkan perawatan medis.

Dilokasi kejadian perkara, selain ramai dikerumini warga setempat dan warga yang sedang melintas dijalan tersebut. Tampat terlihat petugas dari Polsekta Sukarame mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsekta Sukarame Kompol Lumban Gaol saat mendatangi lokasi TKP mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan adanya korban percobaan pembunuhan. Setelah berada dilokasi kejadian, Sunyoto ini bukanlah korban percobaan perampokan ataupun pembunuhan melainkan percobaan
bunuh diri.

“Sunyoto ini mau bunuh diri dengan cara menyayat lehernya sendiri, di kamar kos Sunyoto, ditemukan ada pecahan botol yang ada bercak darahnya,”kata Lumban.

Sebelumnya, banyak pengguna Blackberry di Kota Tapis Berseri, dihebohkan dengan adanya kabar penemuan mayat seorang mahasiswa IAIN Radin Intan dengan inisial ES warga Liwa tewas. Lalu jasadnya ditemukan di tempat sampah, setelah ditelusuri kabar itu ternyata rumor  belaka.

Yang terjadi bukanlah penemuan mayat mahasiswa IAIN Radin Intan, melainkan percobaan bunuh diri dan korbannya bukanlah mahasiswa