Beranda Hukum Kriminal Diduga Dianiaya dan Diperkosa, Jasad Warga Tulangbawang Barat Ditemukan Dikubur di Kebun...

Diduga Dianiaya dan Diperkosa, Jasad Warga Tulangbawang Barat Ditemukan Dikubur di Kebun Karet

501
BERBAGI
Ilustrasi

TERASLAMPUNG.COM — Nasib nahas dialami Menik Setyawati (27), warga Tiyuh (Desa) Bangunjaya, Kecamayan Gunungagung, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba). Perempuan malang itu meninggal secara tragis pada Selasa dini hari, 7 Januari 2020. Selum tewas dan dikubur pelaku, MS diduga diperkosa dan dianiaya hingga tewas.

Berdasarkan keterangan warga dan polisi, peristiwa tragis itu terjadi pada Selasa dini hari (7/1/2020) sekitar pukul 04.30 WIB.

BACA: Ini Kronologi Ibu Muda Dibunuh Secara Sadis di Tulangbawang Barat

Tragedi yang dialami Menik diketahui masyarakat setelah anak korban mengabari  Mulyono (67), mertua Menik Setyawati, tentang rumahnya yang kebakaran.

Mulyono kemudian bergegas menuju rumah Menik bersama warga. Mulyono kaget. Selain menemukan cucunya yang masih balita sedangkan menantunya tidak ada. Ia juga melihat ada bagian rumah terbakar. Ia makin panik ketika melihat banyak bercak darah di kasur. Sedangkan ruangan rumah berantakan.

Mulyono  kemudian melaporkan peristiwa itu ke Mapolsek Gunungagung.

Usai melapor ke polisi, Mulyono bersama warga lain dan polisi kemudian mencari keberadaan MS. pada pukul 08.30 WIB, warga bersama anggota kepolisian menemukan jasad MS dalam kondisi sudah dikubur di ladang karet di Tiyuh Bangun Jaya.

Pada pukul 11.00, jenazah MS dibawa ke Puskesmas Sukajaya untuk diautopsi.

Sementara itu, usai menerima laporan dari Mulyono, petugas Polsek bergerak cepat. Hanya beberapa jam, polisi berhasil membekuk Triono (30) yang diduga kuat sebagai pelaku perkosaan dan pembunuhan. Pelaku tak lain adalah warga satu kampung dengan korban.

Kepada polisi Triono mengaku aksi bejatnya dilakukan bersama Suyanto (37).

Kepal Tiyuh Bangunjaya, Anton Winarno, mengatakan petugas Polsek Gunjungagung sudah menangkap pelaku.

“Pelakunya diduga adalah Triono. Dia warga satu kampung dengan korban, hanya beda RT dan RK,” katanya.

Menurut Anton, Menik Setyawati selama ini tinggal bersama dengan dua anaknya. Sedangkan suaminya, Dedi Santoso, bekerja di Jakarta.

Hingga Selasa sore, petugas Polsek Gunungagung dan Polres Tubaba masih melakukan olah kejadian perkara.

Selain menangkap pelaku, polisi juga masih mengejar Suyanto,  pelaku lain yang melarikan diri usai memerkosa dan menganiaya Menik.

Polisi menyita sejumlah barang bukti. Antara lain 1 buah kasur, bantal, 1 buah celana dalam wanita, 1 buah celana tidur pendek wanita, 1 buah cangkul, dan 1 buah batang kayu.

Loading...