Beranda Hukum Kriminal Diduga Dibuang, Bayi Perempuan Ditemukan Nelayan di Kebun Kakao

Diduga Dibuang, Bayi Perempuan Ditemukan Nelayan di Kebun Kakao

194
BERBAGI
Bayi perempuan yang ditemukan nelayan di kebun kakao di wilayah Kabupayen Pesawaran.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

PESAWARAN — Bayi tak berdosa berjenis kelamin perempuan yang diperkirakan masih berumur empat hari setelah dilahirkan, ditemukan oleh nelayan yang hendak pergi melaut di sebuah kebun kakao (coklat) milik H. Malian di Kampung Baru, Desa Sagi, Padang Cermin, Pesawaran, Sabtu pagi 27 Oktober 2018 sekitar pukul 10.00 WIB.

Penemuan bayi perempuan tak berdosa diduga telah dibuang oleh orang tuanya yang sengaja tidak menginginkan kelahirannya tersebut, sempat membuat heboh warga Desa Sagi, Padang Cermin.

Beruntung bayi peremuan malang tersebut, dapat ditemukan oleh warga dan diselamatkan dengan kondisi masih bernyawa.

Selanjutnya, warga melaporkan kejadian penemuan bayi tersebut ke Aparatur Desa setempat dan diteruskan ke Mapolsek Padang Cermin.

Petugas yang tiba dilokasi, langsung mengevakuasi bayi perempuan itu bersama warga ke Puskesmas Rawat Inap Padang Cermin untuk mendapatkan perawatan medis.

Menurut keterangan warga setempat, Melly (35) menuturkan, bayi berjenis kelamin perempuan yang diduga telah dibuang oleh orang tuanya itu, saat ditemukan dalam kondisi masih bernyawa, tali pusar sudah terlepas dan diperkirakan umurnya sekitar baru empat hari dilahirkan. Penemuan bayi itu, memang sempat membuat heboh warga Desa Sagi.

“Bayi malang tak berdosa itu, pertama kali ditemukan oleh tetangga saya bernama Sutijat (50) dan istrinya Jumanah (45), Sabtu pagi tadi sekitar pukul 10.00 WIB,”ujar Melly melalui ponselnya kepada teraslampung.com, Sabtu 27 Oktober 2018.

Dikatakannya, awalnya Sutijat dan istrinya Jumanah hendak pergi melaut untuk mencari ikan. Saat keduanya berjalan melintas jalan setapak di areal kebun Kakako milik H. Malian, tiba-tiba terdengar seperti ada suara. Lalu Sutijat dan istrinya mencari asal suara itu, keduanya dikejutkan adanya sosok bayi mungil tak berdosa di semak-semak.

“Saat itu juga, mereka berdua mengurungkan niatnya untuk pergi melaut dan langsung membawa bayi itu agar segera dapat perawatan dan melaporkannya ke Kepala Dusun (Kadus) Sanggi,”ucapnya.

Mendapat laporan itu, kata Melly, Pak Kadus langsung melaporkannya ke aparat kepolisian Polsek Padang Cermin. Taklama setelah dilaporkan, beberapa anggota kepolisian langsung datang ke lokasi kemudian membawa bayi itu ke Puskesmas Rawat Inap Padang Cermin.

“Kalau berat badan bayi itu sekitar 2,4 Kg dan panjangnya 47 Cm. Saat ini kondisi bayinya, alhamdulillah dalam keadaan baik, sehat dan masih dalam perawatan di Inkubator. Bahkan, sudah bisa minum susu dan juga menangis,”terangnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Jamal (43) membenarkan mengenai adanya penemuan bayi perempuan tersebut. Menurutnya, saat ini kasusnya masih diselidiki petugas Polsek Padang Cermin.

Loading...