Beranda Hukum Diduga Mesum di Penginapan, Empat Pasangan Muda-Mudi Diamankan Polisi

Diduga Mesum di Penginapan, Empat Pasangan Muda-Mudi Diamankan Polisi

272
BERBAGI
Kapolsekta Tanjungkarang Barat, Kompol Harto Agung Cahyono (bertopi) saat memeriksa Yogi. salah satu penghuni kamar penginapan di Kemiling. Yogi tertangkap tangan memiliki satu paket sabu-sabu sisa pakai, pirek dan alat isap (bong) saat dilaksanakannya razia.

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Petugas Polsekta Tanjungkarang Barat, Bandarlampung, mengamankan empat pasangan muda-mudi yang diduga mesum di sebuah penginapan di Jalan Imam Bonjol (samping Terminal Kemiling), Sabtu (20/5/2017) malam sekitar pukul 21.30 WIB.

Keempat pasangan muda-mudi tersebut adalah Ilham Aditia (25), warga Kelurahan Ketapang, Panjang bersama teman wanitanya berinisial NAP (18), warga Jalan Imam Bonjol Gang Kulit, Kelurahan Sumberejo, Kemiling; Rian Sanjaya (20), warga Jalan Tamin, Kelurahan Sukajawa bersama pasangannya berinisial SA (17), warga Jalan Imam Bonjol, Gang Kulit, Kelurahan Langkapura.

Kemudian, Erik Sentosa (23) bersama Lina Oktalia (20), keduanya warga Jalan Kusuma Bangsa, Kalianda, Lampung Selatan dan Yogi Prianto (20) bersama pasangannya berinisial Di (17), kedunya warga Kampung Baru, Rajabasa.

Dari empat pasangan muda-mudi itu, petugas mendapati satu orang pemuda usai mengkonsumi sabu-sabu.

Menurut Kapolsekta Tanjungkarang Barat, Kompol Harto Agung Cahyono, petugas mengamankan empat pasangan muda-mudi di luar nikah tersebut, dari salah satu kamar penginapan di daerah Kemiling saat dilaksanakan giat razia untuk meningkatkan situasi kamtibmas saat menjalang bulan suci Ramadhan.

“Dari hasil giat razia tersebut, kami mendapatkan empat pasangan muda-mudi bukan pasangan suami-istri di dalam kamar Penginapan,”ujarnya kepada teraslampung, Minggu (21/5/2017) malam.

Dikatakannya, dari keempat pasangan muda-mudi diluar nikah tersebut, dari salah satu kamar yang ditempati oleh seorang pemuda bernama Yogi Prianto (20) bersama pasangannya berinisial Di (17), ditemukan satu paket plastik klip sabu-sabu sisa pakai, satu buah pirek, dan alat isap (bong).

“Petugas membawa mereka semua ke Mapolsekta untuk dilakukan pemeriksaan,”ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kata Harto, Yogi mengaku baru dua kali menggunakan sabu-sabu. Namun pacarnya berinisial Di, tidak ikut memakai ataupun mengetahui adanya barang haram tersebut. Sabu-sabu tersebut, dibeli Yogi dari rekannya berinisial A seharga Rp100 ribu/paket. Saat akan transaksi, keduanya janjian bertemu di Jalan Kartini depan Rumah Makan Garuda, Tanjungkarang Pusat.

“Yogi menkonsumsi sabu itu sebelum pacarnya datang. Saat ini Yogi sedang dilakukan pemeriksaan intensif, untuk mengembangkan kasusnya memburu pemasok sabu-sabu tersebut,”jelasnya.

Menurutnya, razia tersebut akan terus digelar secara berkelanjutan, selama bulan suci Ramadhan. Hal tersebut dilakukan, untuk menjaga suasana kamtibmas di wilayah hukum Polsekta Tanjungkarang Barat, di tengah khusyuknya umat islam menjalankan ibadah puasa.