Beranda Hukum Kriminal Diduga Nyabu, Camat Kotabumi Utara Ditangkap Polisi

Diduga Nyabu, Camat Kotabumi Utara Ditangkap Polisi

1180
BERBAGI
‎Camat Kotabumi Utara, Lampung Utara, N (sebelah kanan penyidik) dan AR, supirnya sedang menjalani pemeriksaan
‎Camat Kotabumi Utara, Lampung Utara, N (sebelah kanan penyidik) dan AR, supirnya sedang menjalani pemeriksaan

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi– N, Camat Kotabumi Utara, ‎Lampung Utara ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Utara karena diduga sebagai pengguna narkotika jenis sabu, Selasa malam (5/9/2018).

Bersama tersangka turut diamankan kedua tersangka lainnya, MD dan AR. Ketiganya diamankan di kediaman AR di Jalan Haji Asni, Kotabumi. AR sehari – harinya diketahui bekerja sebagai sopir  N‎.

‎”Ketiga tersangka pengguna narkoba yang diamankan dari Jalan Haji Asni berinisial N, M, dan AR. Belakangan diketahui ternyata N menjabat sebagai camat,” terang Kepala Satuan Reserse Narkoba, Iptu Andri Gustami di Mapolres, Rabu (5/9/2018).

‎Menurut Andri, penangkapan atas ketiganya dilakukan kediaman AR yang belakangan diketahui merupakan supir dari N. Saat akan ditangkap, oknum camat tersebut sempat berupaya melarikan diri ke arah belakang rumah.

Sayangnya, tembok belakang rumah AR terlalu ‎tinggi sehingga N tak dapat meraihnya bagian atas tembok. Alhasil, N akhirnya dapat ditangkap oleh petugas. Awalnya, N sempat menolak untuk digelandang oleh petugas.

“Karena di belakang rumah temboknya terlau tinggi akhirnya N tidak bisa kabur. Awalnya N sempat menolak untuk diamankan,” katanya.

Berdasarkan pengakuan para tersangka, mereka memang baru saja selesai mengkonsumsi sabu di rumah itu. Kediaman AR juga diketahui kerap dijadikan oleh para tersangka sebagai ‎lokasi untuk menggunakan sabu oleh para tersangka. Barang haram itu didapat oleh tersangka AR dari seseorang bandar dengan cara membeli seharga Rp250 ribu.

“Pengakuan oknum Camat, ia sudah beberapa bulan ini mengonsumsi sabu dan sudah tiga kali menggunakan sabu di kediaman AR. Hasil tes urine, juga membuktikan ketiganya positif mengandung methafitamine,” urai dia.

Adapun barang bukti yang diamankan dari lokasi ialah 1 butir pil Esilgan, satu linting ganja sisa pakai, dan peralatan hisap sabu‎. Pil esilgan ‎itu ditemukan di dalam dompet camat tersebut.

“Tersangka akan dijerat dengan Pasal 112 Junto 127 Undang – Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya minimal 4 tahun penjara,” tegasnya.‎

Loading...