Diduga Perkosa Anak Gadis Seorang Tersangka, Kapolsek Parigi Dicopot

  • Bagikan
Ilustrasi pemerkosaan. nation.com.pk
Ilustrasi pemerkosaan. nation.com.pk

TERASLAMPUNG.COM — Mabes Polri bertindak cepat dalam merespons dugaan pemerkosaan yang dilakukan Kapolsek Parigi, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah,  Iptu IDGN, terhadap gadis berusia 20 tahun. Perwira polisi itu langsung dicopot dari jabatannya begitu pengakuan korban tersebar dan mendapatkan tanggapan Kapolri Jenderal Listyo Sigit.

“Yang bersangkutan sudah dicopot dari jabatannya dua hari lalu. Ia  sudah di mutasi ke Polda Sulteng, dalam rangka pemeriksaan. Kasusnya kini ditangani Polda Sulteng,” kata Kabag Ops Polres Parimo, AKP Junus Achpah, Rabu (20/10/2021).

Kapolsek Parigi menjadi sorotan publik dan mendapatkan perhatian Kapolri setelah berita kasusnya viral di media sosial. Disebutkan, Iptu IDGN memerkosa anak gadis salah seorang tersangka tersangka kasus pencurian ternak. Tersangka tersebut ditahan di Mapolsek Parigi.

Karena gadis itu sering menjenguk ayahnya di tahanan Polsek, ia menjadi perhatian Kapolsek. Kapolsek pun kemudian merayu korban mau diajak tidur bareng dengan imbalan ayahnya akan dibebaskan.

Melalui pesan pendek WhatsApp, Iptu IDGN mengajak gadis tersebut berhubungan badan. Ajakan itu tidak ditanggapi korban. Pelaku kemudian kembali meminta korban  meladeninya di kamar dengan imbalan ayahnya akan dibebaskan.

Ketika kemauan Iptu IGDN dituruti korban, ternyata ayah korban tetap ditahan. Korban kemudian melaporkan hal yang dialaminya ke Provos Polres Parigi Moutong. Laporan itulah yang kemudian menjadi berita besar dan viral di media sosial.

Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto, mengatakan pihaknya akan bertindak profesional dalam menangani kasus ini. Selain memeriksa pelaku, para saksi juga akan diperiksa. Salah satunya adalah saksi korban.

“Saksi lain yang akan di periksa ada orangtua korban, keluarga korban, dan termasuk pengelola penginapan yang diduga sebagai tempat peristiwa itu,” katanya.

Sebelumnya, pada Selasa (19/10/2021), Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya pelanggaran yang dilakukan oknum anggota kepolisian. Ia  menegaskan bagi oknum polisi yang melanggar aturan untuk segera diproses dengan tegas.

“Perlu tindakan tegas. Jadi tolong jangan pakai lama. Segera copot, PTDH (pemberhentian tidak dengan hormat) dan proses pidana. Segera lakukan dan ini menjadi contoh bagi yang lainnya. Saya minta tidak ada Kasatwil (Kepala Satuan Wilayah) yang ragu. Bila ragu, saya ambil alih,” kata Listyo, Selasa (19/10/2021).

  • Bagikan