Beranda Hukum Korupsi Diduga Pungli Dana Desa, Bendahara Apdesi Kecamatan Pugung – Tanggamus Ditangkap Polisi

Diduga Pungli Dana Desa, Bendahara Apdesi Kecamatan Pugung – Tanggamus Ditangkap Polisi

431
BERBAGI
Ilustrasi

TERASLAMPUNG.COM — Bendahara Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus berinisial SF (39) ditangkap Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polres Tanggamus bersama dua orang lainnya terkait  dugaan pungli dana desa, Jumat (18/8/2017).

Bersama SF, polisi juga menangkap dua pria berinisial M dan R. Mereka ditangkap Tim Saber Pungli yang dipimpin Waka Polres Tanggamus Kompol M. Budhi Setyadi.

Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, Kasat Reskrim AKP Hendra Saputra, mengatakan Tim Saber Pungli juga mengamankan barang bukti uang sebesar Rp7,5 juta.

Ketiga orang yang ditangkap tim saber pungli itu, saat ini sedang dalam proses penyelidikan. “Akan segera kami ekspose setelah tahap penyidikan,” kata AKP Hendra Saputra.

Dijelaskan AKP Hendra Saputra, ketiganya diamankan atas adanya informasi masyarakat bahwa APDESI Kecamatan Pugung melakukan pungli kepada seluruh kepala pekon yang berada di bawah koordinasinya.

“Kami bergerak tentunya berdasarkan informasi masyarakat terkait adanya dugaan pungli, akhirnya tim menelusuri dan hingga kini berhasil mengamankan pelaku yang berjumlah tiga tersebut,” pungkasnya.

Para pelaku pungli bisa dijerat dengan pasal 378 dan 423 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 9 bulan dan 6 tahun. Tidak berbeda jauh dengan isi pesan pasal 12 e Undang-undang 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, pelaku pungli diancam pidana penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun atau penjara seumur hidup dengan denda Rp200 juta sampai dengan Rp1 miliar.

TL/HLS