Beranda Virus Corona Diharapkan Bisa Putus Mata Rantai Covid-19, Dinkes Lampung akan Uji Coba PCR

Diharapkan Bisa Putus Mata Rantai Covid-19, Dinkes Lampung akan Uji Coba PCR

165
BERBAGI
PCR bantuan Kementerian BUMN akan segera diujicobakan Dinas Kesehatan Lampung. Foto: Dinkes Lampung
PCR bantuan Kementerian BUMN akan segera diujicobakan Dinas Kesehatan Lampung. Foto: Dinkes Lampung

TERASLAMPUNG.COM — Dinas Kesehatan Lampung akan melakukan uji coba pemakaian  alat Polymerase Chain Reaction (PCR), Selasa (12/5/2020).

“Besok akan kita lakukan uji coba pemeriksaan swab menggunakan PCR. Uji coba  PCR dilakukan untuk melihat akurasi, dan kemampuan petugas analisis dalam proses pemeriksaan sampel swab pasien Covid-19,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, Senin malam (11/5/2020).

Menurut Reihana, sebelum uji coba penggunaan PCR pihaknya sudah melakukan pemantapan terhadap SDM khususnya tenaga analis yang bertugas di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Lampung.

“Pemantapan SDM perlu dilakukan karena ekstraksi ribonucleic acid (RNA) yang dikirimkan Kementerian Kesehatan RI bukan yang otomatis, sehingga pemantapan harus dilakukan untuk menghindari penularan virus terhadap petugas,” kata dia.

Dengan adanya PCR di Lampung, kata Reihana, akan mempercepat proses pemeriksaan swab pasien, untuk mengetahui kepastian positif atau negatif seseorang terpapar Covid-19.

“Keberadaan PCR ini juga diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Lampung. Selain itu therapy terhadap pasien juga bisa lebih cepat dilakukan,” pungkas Reihana.

Alat PCR yang didatangkan ke Provinsi Lampung pada Sabtu 2 Mei 2020 lalu itu, merupakan bantuan dari Kementerian BUMN. Sebelum mendapatkan bantuan alat PCR ini, Provinsi Lampung harus mengirimkan sampel swab pasien ke BTKL di Palembang, Sumatera Selatan, dan Litbangkes di Jakarta. Hal itulah yang menyebabkan hasil swab para pasien dalam pengawasan (PDP) di Lampung lambat diketaui hasilnya. Perlu waktu beberapa hari untuk bisa mengetahui hasil swab seorang pasien.

Loading...