Beranda News Anakidah Dikejar Polisi, Pencuri Besi Rel Kereta Api Nyungsep di Selokan

Dikejar Polisi, Pencuri Besi Rel Kereta Api Nyungsep di Selokan

850
BERBAGI
Mobil yang dikendarai pelaku WS (20), salah satu pelaku pencurian besi rel kereta api saat nyungsep di Selokan di KM 144-5/6 Kampung Bandar Dalam, Kecamatan Negeri Agung, Way Kanan, Rabu (13/3/2019).
Virtual Product March 2019

Zainal Asikin | Teraslampung.com

WAY KANAN — Tim Tekab 308 Polsek Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, menangkap WS (20), salah satu pencuri  besi rel kereta api di KM 144-5/6 Kampung Bandar Dalam, Kecamatan Negeri Agung, Way Kanan, Rabu (13/3/2019).

Saat dilakukan penangkapan, sempat terjadi kejar-kejaran antara mobil petugas dan mobil yang dikendarai pelaku.

Kapolsek Blambangan Umpu, Kompol Edy Saputra mengatakan, terungkapnya kasus pencurian itu, bermula ketika petugas mendapatkan informasi dari masyarakat yang menyatakan ada sekelompok orang sedang melakukan pemotongan besi rel kereta api di jalur kereta api Kampung Bandar Dalam, Kecamatan Negeri Agung.

“Mendapat informasi itu, langsung dilakukan penyelidikan ke lokasi yang dimaksud dipimpin oleh Panit 1 Unit Reskrim Polsek Blambangan Umpu Ipda Ferry Yusida bersama Tim Tekab 308,”ujarnya, Rabu (13/3/2019).

Dalam perjalanan, lanjut Kompol Edy Saputra, kendaraan yang membawa besi rel kereta api hasil curian melintasi kendaraan petugas. Mengetahui kedatangan petugas, pelaku berusaha melarikan diri menggunakan kendaraannya. Saat itu juga, petugas berputar arah dan melakukan pengejaran.

WS (20), warga Kampung Negeri Agung salah satu pelaku pencurian besi rel kereta api yang diamankan Tim Tekab 308 Polsek Blambangan Umpu, Way Kanan.

“Sempat terjadi kejar-kejaran, hingga akhirnya mobil pelaku terjebak masuk dalam selokan. Saat itu juga petugas menangkap salah satu pelaku berinisial WS (20), warga Kampung Negeri Agung tanpa perlawanan,”ungkapnya.

Dikatakannya, dari penangkapan itu, disita barang bukti besi rel kereta api sebanyak 18 potong, satu buah tabung gas elpiji 3 Kg, cangkul dan sebilah golok di dalam bak kendaraan Pick-Up Mitsubishi colt warna hitam yang dikendarai oleh pelaku.

Dari keterangan pelaku WS, kata Kompol Edy Saputra, diketahui bahwa aksi pencurian itu dilakukan bersama kedua rekannya berinisial AI dan AS. Saat itu juga, petugas menuju ke lokasi TKP pencurian. Namun kedua pelaku tersebut, sudah melarikan diri terlebih dulu menggunakan sepeda motor menuju ke arah Blambangan Umpu sebelum petugas sampai di lokasi TKP.

“Saat ini kedua pelaku AI dan AS masih dalam pengejaran petugas, dan keduanya sudah ditetapkan sebagai DPO,”terangnya.

Kompol Edy Saputra mengutarakan, modus pencuriannya, komplotan pelaku WS Cs ini, mengambil besi rel kereta api yang tertanam di dalam tanah sebanyak 10 batang dengan cara menggali tanah mengguanakan cangkul. Kemudian para pelaku memotong besi rel itu menjadi 18 potongan, setelah itu diangkut menggunakan kendaraan jenis Pick-Up Mitsubishi Colt.

“Saat ini kasusnya masih kita kembangkan, untuk mengungkap adanya TKP lain yang dilakukan para pelaku tersebut. Pelaku WS dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan, dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 7 tahun,”pungkasnya.

Loading...