Beranda Hukum Narkoba Dikendalikan dari Lapas, Penyelundupan 9 Kg Sabu Digagalkan Polres Lamsel

Dikendalikan dari Lapas, Penyelundupan 9 Kg Sabu Digagalkan Polres Lamsel

255
BERBAGI
Kapolres Lampung Selatan, AKBP M. Syarhan didampingi Waka Polres, Kompol Indra Novianto dan Kasat Reserse Narkoba, Iptu Ferdiansyah menunjukkan barang bukti 9 Kg sabu dan 6,5 Kg ganja yang disita dari keempat pelaku.
Kapolres Lampung Selatan, AKBP M. Syarhan didampingi Waka Polres, Kompol Indra Novianto dan Kasat Reserse Narkoba, Iptu Ferdiansyah menunjukkan barang bukti 9 Kg sabu dan 6,5 Kg ganja yang disita dari keempat pelaku.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN — Penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu seberat 9 Kg asal Padang, Sumatera Barat tujuan Jakarta yang dikendalikan seorang Narapidana (Napi) Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara berhasil digagalkan oleh petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Selatan di areal pemeriksaan Seaport Interdiction (SI) Pelabuhan Bakauheni beberapa waktu lalu.

Selain menyita barang bukti 9 Kg sabu-sabu, yang akan dikirimkan ke Jakarta menggunakan jasa pengiriman barang Indah Logistik. Polisi juga berhasil menangkap Islami Akbarsyah (31), warga Jakarta Utara selaku penerima barang haram (sabu) tersebut.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP M. Syarhan mengatakan, pengungkapan penyelundupan narkotika yang dipimpin langsung oleh Kasat Reserse Narkoba, Iptu Ferdiansyah berhasil mengamankan sabu-sabu seberat 9 Kg asal Padang, Sumatera Barat dengan tujuan Jakarta menggunakan kendaraan jasa pengiriman barang Indah Logistik mobil box warna orange dengan plat nomor BA 8276 QU di areal pemeriksaan Seaport Interdiction (SI) Pelabuhan Bakauheni, Kamis 6 September 2018 lalu sekitar pukul 16.30 WIB.

“Saat dilakukan pemeriksaan terhadap kendaraan jasa pengiriman barang itu, petugas menemukan 9 bungkus plastik besar warna gold bertuliskan ‘Guanyinwang’ dilapisi lakban coklat yang dicampur dengan baju didalam kardus berlakban coklat. Setelah diperiksa, 9 bungkus plastik itu berisi kristal putih sabu-sabu,”ujarnya saat press reles di Mapolres setempat, Senin 24 September 2018.

Menurutnya, berdasarkan dari resi pengiriman barang yang tertera di paket itu, terdapat tulisan pengirim atas nama Lusi Buk Hj Musfira dari Padang dengan tujuan penerima bernama Jian di Jalan warga, Pejatan Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Saat itu juga, petugas langsung melakukan pengembangan menuju ke alamat tujuan yang berada di wilayah Jakarta.

“Hasil pengembangan, petugas menangkap Islami Akbarsyah (31) selaku kurir atau penerima barang haram (sabu) tersebut saat sedang berada dipinggir jalan dekat Rumah Sakit Harapan Baru Jayakarta (RSHBJ) Jakarta Timur, pada Sabtu 8 September 2018 lalu sekitar pukul 23.10 WIB,”ungkapnya.

AKBP M. Syarhan mengutarakan, dari keterangan pelaku Islami Akbarsyah, sabu-sabu seberat 9 Kg itu milik seorang napi perempuan berinisial Els (DPO) yang saat ini sedang menjalani hukuman di Lembaga pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara. Paket barang haram (sabu) itu, rencananya akan diserahkan oleh pelaku ke penerimannya Jian (DPO).

Untuk mengirimkan paket 9 Kg sabu-sabu tersebut, lanjut mantan Kapolres Pesawaran ini, pelaku dijanjikan oleh napi Els akan diberi upah sebesar Rp 20 juta. Namun upah yang baru diterima oleh pelaku, sebesar Rp 2 juta yang ditransfer melalui rekening miliknya. Pelaku juga mengaku, baru kali ini menjadi kurir narkoba.

“Sabu seberat 9 Kg yang berhasil disita ini, milik seorang napi perempuan berinisial Els dan akan diserahkan ke penerimanya di Jakarta bernama Jian. Modusnya, sabu-sabu tersebut disembunyikan dibawah tumpukan baju dan di dimasukkan kedalam kardus yang dilapisi lakban coklat. Kemudian diselundupkan menggunakan jasa pengiriman barang Indah Logistik,”terangnya.

Dikatakannya, saat ini pihaknya masih mengembangkan kasusnya, yakni memburu Napi pemasok barang haram tersebut serta penerima barang atau pengedarnya.

AKBP M. Syarhan menambahkan, selain menyita 9 Kg sabu, petugas juga berhasil menyita narkotika jenis ganja seberat 6,5 Kg dari tangan ketiga pelaku, David Susilo (48), warga Kelurahan Manunggal, Kecamatan Labuhan Batu Deli Serdang, Sumatera Utara; Juliandi Sumarlin (32), warga Kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara dan Benni Panjaitan (32), warga Kelurahan Sidorami, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Sumatera Utara.

“Ketiga pelaku tersebut ditangkap di lokasi berbeda, pada Minggu 29 Agustus 2018 lalu. Awalnya petugas menangkap pelaku David Susilo di Seaport Interdiction (SI) Pelabuhan Bakauiheni. Lalu hasil pengembangan, petugas menangkap pelaku Juliandi Sumarlin dan Benni Panjaitan di Pull ALS Tanah Tinggi, Tangerang Selatan,”pungkasnya.

Akibat perbuatannya, keempat pelaku kurir narkoba jenis sabu-sabu dan ganja tersebut, harus mendekam di sel tahanan Mapolres Lampung Selatan dan pelaku dijerat UU No. 35 tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana penjara 20 tahun.

Loading...