Beranda News Pusiban Dinas Pariwisata Lampung Rekrut Sukarelawan untuk Promosikan LKF 2019

Dinas Pariwisata Lampung Rekrut Sukarelawan untuk Promosikan LKF 2019

96
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Untuk mempromosikan Lampung Krakatau Festival (LKF) tahun 2019, Dinas Pariwisata merekrut sukarelawan atau volunteer dari kalangan mahasiswa dan masyarakat umum.

Dosen FKIP Unila,  Mona Adha, mengatakan keterlibatan sukarelawan pada even  LKF sangat penting. Dengan bantuan para relawan, kata Mona, diharapkan generasi muda bisa memiliki rasa memiliki terhadap budayanya dan dan LKF.

“Sebanyak 50 sukarelawan yang telah mendaftarkan diri bakal dilibatkan dalam event LKF ini. Relawan ini merupakan terobosan baru dalam penyelengaraan even LKF 2019,” kata dia, Selasa (13/8/2019).

Dalam event LKF ini, masing-masing sukarelawan  memiliki tugas dan tanggung jawab yang dibuat oleh panitia LKF 2019.

“Seperti bagian kesehatan, claim festival, kampanye festival seperti kampanyekan tentang kebersihan kepada pengunjung. Ada yang di panggung, ada yang pendampingan peserta pawai. Semua sudah memiliki tugas dan tanggung jawab,” jelas dia.

Arif Nugroho Kabid Pengembangan dan Pemasaran Dinas Pariwisata Lampung menyebutkan sukarelawan merupakan terobosan baru dari Dinas Pariwisata  Lampung agar masyrakat bisa terlibat langsung dalam LKF tidak hanya sebagai pengunjung, mereka juga terlibat sebagai penyelengara.

“Karena LKF ini event pesta rakyat, kita coba untuk melibatkan masyrakat umum tidak hanya sebagai penikmat, tapi terlibat menjadi panitia,” kata dia.

Menurut Arif, dengan keterlibatan sukarelawan dari kalangan mahasiswa dan masyarakat ini diharapakan, mampu mendongkrak promosi penyelengaraan LKF 2019.

“Saya rasa jika promosi LKF ini dilakukan oleh sukarelawan milineal ini, lebih bisa menyasar kalangan milenial, dengan pesan mereka bisa terlibat dalam LKF 2019,” kata dia.

Festival Krakatau merupakan salah satu perhelatan kebudayaan unggulan dari Provinsi Lampung. Festival yang rutin diadakan setiap tahun ini merupakan parade kebudayaan yang mengangkat kekayaan budaya dan tradisi yang dimiliki Lampung. Selain itu, perhelatan ini juga menjadi ajang promosi potensi pariwisata yang dimiliki setiap kabupaten dan kota yang ada di Lampung.

Festival yang diramaikan dengan karnaval, atraksi seni tradisional, pameran, dan berbagai lomba ini mulai diadakan sejak tahun 1990. Dalam perjalanannya, terdapat banyak variasi yang dilakukan. Karenanya, dari tahun ke tahun, terdapat perbedaan pada konten acara yang ditampilkan. Bagian acara yang selalu mendapat perhatian besar adalah karnaval karena melibatkan partisipasi dari semua lapisan masyarakat.

Loading...