Dinas PUPR Lampura Jadi Satu-satunya Instansi tak Mampu Sumbangkan PAD

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Lampung Utara. Foto: Teraslampung.com/Feaby Handana
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Lampung Utara. Foto: Teraslampung.com/Feaby Handana
Bagikan/Suka/Tweet:

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Lampung Utara menjadi satu – satunya instansi yang sama sekali tak menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah ‎pada tahun 2021 lalu. Padahal, target PAD yang dibebankan pada mereka hanya sebesar Rp40 juta saja.

‎”Dinas PUPR sama sekali enggak menyumbangkan PAD pada tahun lalu,” kata Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Lampung Utara, M. Saragih, Senin (8/2/2022).

Dari target PAD sebesar Rp40 juta, sepeser pun PAD tidak dapat dihasilkan oleh Dinas PUPR pada tahun tersebut. Target PAD yang ditetapkan pada instansi itu berasal dari retribusi penyewaan alat berat.

Terkait tak adanya sumbangan PAD dari DPUPR, ia mengatakan, sempat membahasnya dengan salah satu petinggi instansi tersebut. Pembahasan itu perlu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya potensi masalah di kemudian hari.

“Apa yang menjadi alasan di balik tidak adanya PAD di DPUPR, kami belum tahu persis,” jelasnya.

Adapun instansi yang menjadi penyumbang PAD terbesar di Lampung Utara adalah BPPRD, Badan Pengelola Keuangan dan Aset, dan Dinas Perdagangan. Ketiga instansi itu berhasil mengumpulkan PAD sekitar Rp40-an miliar. PAD itu berasal dari sektor pajak daerah, retribusi pasar, dan dividen bank.

“Rinciannya, BPPRD sebesar Rp28 miliar, BPKA Rp9,8 miliar, dan Dinas Perdagangan sebesar Rp800-an juta,” paparnya.

Secara keseluruhan‎ perolehan PAD Lampung Utara pada tahun 2021 silam mencapai Rp105 miliar. Jika dibandingkan dengan target PAD sebesar Rp117 miliar maka perolehan ini hanya 96,16 persen saja. Target PAD tahun 2022 sendiri juga mengalami kenaikan.

“Untuk jumlah pastinya berapa, saya enggak begitu hapal,” kata dia.

You cannot copy content of this page