Dinilai Hambat Program Kementerian ESDM, Dirjen Migas Dicopot

  • Bagikan
Menteri ESDM Sudirman Said (dok metrotvnews)

JAKARTA, Teraslampung.com — Menjelang pengumuman kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mencopot Direktur Jenderal (Dirjen) Minyak dan Gas Bumi (Migas) Edy Hermantoro dari jabatannya. Menurut Menteri, Edy dicopot karena  dia sebagai penghambat jalannya program kerja di Kementerian ESDM.

“Bukan saya copot, teapi saya minta beliau untuk mengundurkan diri. Sebab  banyak  proyek-proyek migas yang terlambat dan penjelasannya tak masuk akal,” kata Sudirman Said di Jakarta, Senin (17/11).

Sudirman mengatakan, berdasarkan laporan Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4),  banyak program nasional yang dikerjakannya terhambat pada instansi di bawah kepemimpinan Edy Hermantoro.

“Saya juga mendapat laporan dari UKP4 rapornya merah. Ini adalah upaya mengurangi sumbatan,  supaya hal tertunda bisa diselesaikan,” ungkap Sudirman

Menurut Sudirman, kebijakannya tersebut sebagai wujud tekad kementeriannya untuk memberantas mafia Migas dari hulu ke hilir dengan dukungan Presiden Joko Widodo.

“Saya bersyukur Presiden mendukung upaya memberantas mafia Migas. Saya katakan bahwa sehebat apapun menteri, tak akan bisa bekerja tanpa dukungan penuh dari Presiden,” kata dia.

  • Bagikan