Beranda Politik Dinilai tidak Loyal, DPD Golkar Lampura PAW Ruslan Effendi sebagai Anggota Dewan

Dinilai tidak Loyal, DPD Golkar Lampura PAW Ruslan Effendi sebagai Anggota Dewan

339
BERBAGI

Feaby/Teraslampung.com

Ruslan Effendi (kanan) dan Aburizal Bakri (Ist)

Kotabumi–Lantaran dinilai tak lagi loyal dan melanggar aturan Partai Golkar (PG), DPD II PG Lampung Utara segera memberlakukan kebijakan Pergantian Antar Waktu (PAW) kepada salah satu kadernya yang duduk di kursi legislatif, Ruslan Effendi.

Keseriusan DPD II PG Lampura untuk ‘menarik’ Ruslan yang saat ini menjadi anggota Komisi IV DPRD Lampura tersebut dibuktikan dengan telah dilayangkannya surat yang berisikan permintaan PAW kepada DPRD Lampura pada pekan lalu.

“Benar kita telah mengirimkan surat untuk PAW salah satu kader kami dengan inisial RE. Sekarang tinggal menunggu prosesnya di DPRD hingga pembacaan surat masuk melalui paripurna,” kata Sekretaris DPD II Partai Golkar Lampura, Karzuli Ali, Rabu (24/6).

Karzuli memaparkan bahwa tingkat ‘kesalahan’ yang dilakukan oleh RE yang sempat gagal mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Bupati Lampura tahun 2013 lalu sudah tak dapat lagi ditoleransi.

“Hal inilah yang membuat PG Lampura terpaksa  memecat RE. Bahkan, menurutnya, Kartu Tanda Anggota PG atas nama RE telah resmi dicabut oleh DPP PG. Sejak awal tahun 2015, yang bersangkuta sudah tidak patuh dan taat dengan kewajibannya. Artinya dia setengah hati dan tak loyal dengan partai. DPP sendiri telah mencabut KTA nya,” urainya, tanpa merinci kesalahan seperti apa yang telah dilakukan RE.

Sekretaris DPRD Lampura, Syahrizal Adhar membenarkan adanya surat masuk dari DPD II Partai Golkar Lampura belum lama ini. Namun, ia belum dapat memastikan apakah surat tersebut adalah usulan PAW atau bukan. Karena surat tersebut dikirimkan langsung ke pimpinan DPRD dan kemungkinan masih ada di meja pimpinan DPRD.

“Sepertinya memang ada surat masuk dari PG Lampura. Surat itu mereka anter langsung ke pimpinan. Jadi kita belum tahu Isinya. Tapi yang jelas surat itu berasal dari Partai Golkar,” terang dia.

Sayangnya, hingga berita ini dibuat, Ruslan Effendi belum berhasil dihubungi. ‎

Loading...