Beranda Ruwa Jurai Lampung Barat Dinyatakan Lulus, Dua CPNS Lampung Barat Ini tak Dapatkan SK

Dinyatakan Lulus, Dua CPNS Lampung Barat Ini tak Dapatkan SK

71
BERBAGI
Tes SKD CPNS di Gedung Korpri Lampung Barat, Kamis (8/11/2018).
Tes SKD CPNS di Gedung Korpri Lampung Barat, Kamis (8/11/2018).

TERASLAMPUNG.COM — Nasib buruk dialami dua orang peserta tes CPNS 2018 di Lampung Barat. Meskipun dinyatakan lulus tes bersama 182 peserta lain, Reka Titania Muawanah, S.Pd, dan Imdatdur Rohman, S.Pd,  hingga kini tidak kunjung mendapatkan Surat Keputusan Pengangkatan sebagai CPNS.

BACA: Incar 188 Formasi, 3.086 Peserta Ikuti Tes SKD CPNS Lampung Barat

Dua peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) rekrutmen 2018, yang dinyatakan lolos sebagai CPNS bersama 182 CPNS lainnya untuk Kabupaten Lampung Barat (Lambar), mempertanyakan sekaligus mendesak pemerintah untuk mengeluarkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan CPNS.

Saat ini sudah tahun 2019. Artinya, keduanya seharusnya sudah mengikuti prajabatan atau pengangkatan 100 persen PNS. Ironisnya, sampai sekarang nasibnya makin tidak jelas.

“Saya tidak tahu kenapa SK CPNS saya kok belum turun walaupun secara sah kami dinyatakan lulus sebagai peserta CPNS 2018,” ungkap Reka Titania, Senin, 16 September 2019.

Heriyanto, suami Titania, mengaku sudah berusaha menelusuri ihwal penyebab SK isterinya mak jelas. Antara lain dengan menanyakan ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Lampung Barat selaku panitia pelaksana rekrutmen CPNS tingkat kabupaten.

“Tidak hanya sekali kami menanyakan SK itu ke BKPSDM Lambar. Namun setiap kali datang pihak BKPSDM minta untuk bersabar dengan alasan masih proses di Kementerian Pendayagunaan dan Aparatur Negara dan Birokrasi (Kemenpan RB),” kata Heriyanto.

Reka Titania saat mengikuti pendaftaran peserta CPNS untuk formasi di SMP I Atap Waytenong, sementara pendidikan terakhirnya untuk Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Sedangkan Imdatdur Rohman.S.Pd., yang latar belakangnya sebagai guru bidang studi, justru masuk PGSD.

Meski begitu, kata Heriyanto, saat pendaftaran dan tes CPNS keduanya lulus dan tidak dipermasalahakan.

“Kalau ini dinyatakan bermasalah jelas dari awal mendaftar sudah ditolak sangking selektifnya panitia pada rekrutmen CPNS kemarin,” keluhnya.

Titania dan Imdatur Rohman berharap Pemkab Lambar melalui BKPSDM ataupun pihak terkait Pemkab Lambar dapat membatu memberikan kejelasan terkait itu.

“Dengan tidak keluarkannya SK bagi ke dua CPNS yang dinyatakan telah lolos tersebut merugikan untuk Kabupaten Lambar yang saat ini masih kekurangan tenaga pengajar,” kata Heriyanto.

Kepala BKPSDM Lambar Drs. Nukman, M.M., mengatakan, akhir pekan kemarin pihak BKPSDM baru menerima surat dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) perihal SK kedua peserta CPNS tersebut.

“Saya belum bisa menjelaskan karena surat dari BKN masih di kantor dan belum sempat saya baca, jadi besok baru bisa kami berikan penjelasan,” katanya.

Pada rekrutmen CPNS 2018 di Lambar, peserta yang dinyatakan lolos sebanyak 184. Daru jumlah tersebut sebanyak 181 orang saat ini tinggal menunggu waktu prajabatan. Satu di iantaranya mengundurkan diri dari awal.

Sementara itu, Reka Titania Muawanah, S.Pd. dan Imdatdur Rohman, S.Pd. masih menunggu kejelasan nasib hingga kini.

 

Loading...