Beranda Hukum Kriminal Dipancing Bertemu Pacarnya, Pelaku Perampokan dan Pembunuhan di Kemiling Dibekuk

Dipancing Bertemu Pacarnya, Pelaku Perampokan dan Pembunuhan di Kemiling Dibekuk

538
BERBAGI
Kapolda Lampung, Irjen Pol Sudjarno didampingi Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono dan Waka Polresta Bandarlampung, AKBP Bobby Marpaung dan Kapolsekta Tanjungkarang Barat, Kompol Harto Agung Cahyono saat menunjukkan barang bukti yang disita dari tersangka Joko saat menggelar ekspos kasus di Mapolresta Bandarlampung, Sabtu (17/6/2017).

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polsekta Tanjungkarang Barat bersama Polresta Bandarlampung, meringkus Joko Suwarno (37), tersangka perampokan dan pembunuhan terhadap korban Bejo (48). Polisi menangkap warga Kelurahan Pinang Jaya, Kemiling tersebut, di depan Minimarket daerah Tanjungbintang, Lampung Selatan, pada Jumat (16/6/2017) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kapolda Lampung, Irjen Pol Sudjarno mengatakan, kerja cepat Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polsekta Tanjungkarang Barat bersama Polresta Bandarlampung, berhasil mengungkap kasus pencurian disertai pembunuhan terhadap korban Bejo. Tersangka Joko, ditangkap petugas didepan Minimarket di Tanjungbintang, Lampung Selatan taklama berselang setelah kejadian sekitar pukul 14.00 WIB.

“Petugas menangkap tersangka Joko, dengan memancing tersangka agar mau menemui pacarnya dan keluar dari persembunyiannya,”ujarnya saat menggelar ekspos di Mapolresta Bandarlampung, Sabtu (17/6/2017).

Dari penangkapan tersangka, petugas menyita barang bukti berupa balok kayu kasau sepanjang 80 cm yang dipakai Joko untuk menghabisi nyawa korban. Lalu uang tunai Rp 273 ribu, satu buah celana jeans, kaos, kopiah, celana pendek, tas slempang, baju batik warna coklat, dompet, satu unit ponsel, potongan kuku tersangka, potongan celana dan kaos tersangka yang ada bercak darah korban, satu buah kain seprai dan bantal yang ada bercak darah korban.

Irjen Pol Sudjarno mengutarakan, kasus pencurian dan pembunuhan yang dilakukan tersangka tersebut terungkap, berdasar dari olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas dapat mengidentifikasi bekas sidik jari kaki tersangka, lalu kuku tersangka yang terlepas ada bercak darahnya. Selain itu juga, ditemukan balok kayu kasau ada bercak darahnya.

“Balok kayu kasau tersebut, ditemukan petugas di kebun coklat yang berjarak tidak jauh dari rumah korban. Barang bukti tersebut, dikirim ke lab forensik dan hasilnya identik Joko,”terangnya.

Setelah kejadian pembunuhan itu, tersangka Joko yang sebelumnya pernah tinggal bersama di rumah korban tidak diketahui keberadaannya. Petugas mendapat informasi, bahwa Joko memiliki pacar dan Joko sangat mempercayai pacarnya tersebut.

Selanjutnya, petugas meminta pacar tersangka untuk menghubunginya, saat itulah diketahui tersangka Joko berada di Tanjungbintang, Lampung Selatan. Tersangka meminta pacarnya, untuk menemui di depan Minimarket. Petugas langsung menuju ke lokasi tersebut, untuk dilakukan pengintaian.

“Saat tersangka menemui pacarnya, petugas menangkapnya. Namun Joko berupaya melawan dan berusaha melarikan diri, petugas melumpuhkan kedua kaki tersangka dengan timah panas,”jelasnya.

Menurutnya, kasus pencurian dan pembunuhan yang dilakukan Joko, kuat dugaan karena motif dendam dan Pembunuhan itu sudah direncanakan tersangka.

“Tersangka Joko dan korban memiliki hubungan kerabat dekat,”ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Bejo (48) menjadi korban pembunuhan oleh pelaku perampokan yang terjadi di rumahnya sendiri di Jalan Mata Air, Kelurahan Pinang Jaya, Kemiling, Jumat (16/6/2017) dinihari.

Korban Bejo tewas setelah dihantam dengan balok kayu oleh pelaku, karena memergoki pelaku sedang melakukan aksi pencurian.

Loading...