Beranda Ruwa Jurai Tanggamus Dipasok dari Jakarta, Ikan tak Segar Beredar di Pasar Talangapadang

Dipasok dari Jakarta, Ikan tak Segar Beredar di Pasar Talangapadang

244
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Banyak ikan yang sudah tidak segar dijual di pasar tradisional di Kecamatan Talangpadang, Tanggamus. Hal itu terungkap saat Pemkab Tanggamus melakukan inspeksi mendadak Rabu (14/6/2017).

Sidak dipimpin Dinas Perdagangan dan Pasar (Disdagsar) dengan didampingi Bagian Ekonomi, Polres Tanggamus, Danramil Talang Padang, dan aparat Kecamatan setempat guna meminimalkan beredarnya makanan kadaluwarsa dan makanan berbahaya.

“Mereka mau barang dagangannya kita ambil sample untuk uji tes, apakah mengandung zat berbahaya, seperti jika di ikan atau daging bisa mengandung formalin atau tidak, dan di takjil apakah mengandung zat pewarna pakaian. Semuanya mau, dan hasil sample nya bisa kita lihat dalam waktu 2-3 hari,” ujar Kepala Disdagsar Tanggamus, Zulfadli, didampingi Kabag Ekonomi, Suyanto.

Ikan dari Jakarta

Zulfadli mengatakan, untuk daging dan ikan, dari uji cepat di lokasi, tidak ditemukan adanya zat pengawet berbahaya, hanya saja untuk ikan, fisik sudah tidak segar lagi. Hal itu karena ikan berasal dari Jakarta yang dibekukan dengan es, sehingga kesegarannya sudah tidak lagi bisa dirasa hingga ketangan konsumen. Dan untuk takjil, ada beberpa yang diindikasikan memakai pewarna berbahaya, dan itu juga ditemukan pada kerupuk.

“Sepintas kita melihat warna terlalu mencolok, langsung kita amati dan tegur untuk tidak dijual. Dan pedagang merespon baik akan seruan kita, bahkan mereka tidak segan-segan memberitahu darimana barang dagangan itu didapat. Kalau untuk takjil banyak didapat dari produksi rumahan di Kecamatan Gisting.” sambungnya.

Sementara itu, dipasar modern yang dikunjungi, masih ditemui adanya produk dengan kemasan penyok atau rusak yang tentu sudah tidak layak jual lagi. Karena itu dapat membahayakan konsumen, apalagi yang kemasannya dari kaleng.”Kita udah arahkan kepada penanggung jawab pasar modern itu untuk mereturn barang yang kemasan rusak, kadaluarsa yang mungkin masih beredar. Kita juga meminta untuk merapihkan gudang. Dan alhamdulillah mereka menyanggupinya walau dengan alasan kekurangan tenaga karyawan,” ungkapnya.

Sementara itu Kabag Ekobang Tanggamus Suyanto mengatakan, untuk ketersediaan bahan pokok dan bumbu dapur, semua masih mencukupi. Bahkan diperkirakan hingga jelang Hari Raya Idul Fitri nanti, ketersediaannya masih ada. Tentu, berbicara soal sembako dan bumbu dapur, pasti akan bertanya soal kenaikan harg yang melejit. Kekhawatiran itu nampaknya tidak akan terjadi, mengingat harga sampai dengan saat ini masih stabil. Itu juga lantaran faktor adanya ketersediaan atau stock cukup.

“Kita juga meminta kepada UPT pasar Talang Padang untuk selalu memantau. Bilamana ada indikasi keniakan segera beritahu kami, maka kami akan sidak kembali untuk mengetahui permasalahannya, apakah ada indikasi kuat yang mempengaruhinya seperti contoh penimbunan sembako. Kebetulan dalam tim ada Kapolres Tanggamus, jadi nanti bisa ditindak lanjuti,” ujar Suyanto.

TL/ILS

Loading...