Dirjen PPKTrans dan Komisi V DPR RI Sapa Transmigran di Bulungan

  • Bagikan
Dirjen PPKTrans menanam padi di persawahan milik transmigran.

TERASLAMPUNG.COM, BULUNGAN —  Direktur Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (PPKTrans) Aisyah Gamawati bersam aanggota Komisi V DPR Dapil Jawa Timur Sri Rahayu dan Tim dari Dinas Nakertrans Provinsi Jawa Timur menyapa para transmigran di Tanjung Buka SP 10, Salim Batu, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Jumat (29/10/2021).

Kehadiran mereka dalam rangka kunjungan kerja yang dilakukan sejak Rabu lalu (27/10/2021).

Rombongan diterima secara resmi oleh Bupati Bulungan, Syarwani, di rumah jabatan Bupati.

Kunker dilanjutkan di hari Kamis, 28 Oktober di Tanjung Buka Sp.10. Rombongan disambut oleh Camat Tanjung Palas Tengah dengan diiringi beberapa atraksi lokal seperti reog dan rebana.

Rangkaian acara diawali dengan penyampaian laporan oleh Kepala Bidang Disnakertrans Provinsi Jawa Timur, Ahmad Zaifur, tentang kegiatan pelatihan yang diselenggarakan di lokasi yang sama.

Materi pelatihan antara lain pengolahan ikan gabus menjadi pempek dan olahan lainnya. Peserta pelatihan sebanyak 50 orang. Selanjutnya, pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Dirjen PPKTrans, Aisyah Gamawati.

Aisyah memberikan bantuan sarana dan prasaran secara simbolis kepada Bupati Bulungan berupa pembangunan Rumah Petugas 1 Unit, Kantor Unit Permukiman Transmigrasi, dan Peningkatan Tanggul di UPT Sepunggur sepanjang 5,94 Km.

Bantuan Sarana Produksi Pertanian berupa Saprotan Lahan Usaha Paket C untuk 390 KK diserahkan kepada Kadis Naskertrans Provinsi Kalimantan Utara.

“Bantuan ini untuk mendukung Prukades pengembangan ketahanan pangan di 5 UPT Bina,” kata Aisyah.

Bantuan sosial budaya 1 paket di Tanjung Buka SP.10 berupa Pengadaan sarana Pendidikan, sarana olahraga dan sarana kelembagaan.

Sri Rahayu menggunakan kunjungan ini dengan para transmigran di Tanjung Buka SP.10 yang mayoritas berasal dari Jawa Timur

Sri Rahayu dan Aisyah Gamawati juga menyempatkan meninjau beberapa rumah transmigran dari dekat.

Rumah Transmigran tersebut sebagian dibangun dengan dukungan anggaran dari APBD Provinsi Jawa Timur yang digunakan untuk penempatan transmigran asal Jawa Timur.

Acara dilanjutkan dengan pembagian sertifikat yaitu Tanjung Buka SP.5: 92 bidang, SP.6: 50 bidang, Salimbatu SP.7: 77 bidang, Tanjung Buka SP.2 :147 bidang, Tanjung Buka SP.8: 76 bidang. Tanjung Buka SP.9 :45 bidang, dan Tanjung Buka SP.3 :218 bidang oleh Sri Rahayu dan Aisyah kepada perwakilan 4 orang transmigran.

Rangkaian acara kunker kemudian ditutup dengan seremoni tanam padi perdana dalam rangka penyuksesan program ketahanan pangan Kalimantan Utara, khususnya kawasan transmigrasi Salim Batu.

  • Bagikan