Beranda News Budaya Diro Aritonang akan Luncurkan ‘Dendang Krakatau’ di Pasar Seni Bandarlampung

Diro Aritonang akan Luncurkan ‘Dendang Krakatau’ di Pasar Seni Bandarlampung

295
BERBAGI

Isbedy Stiawan ZS/Teraslampung.com 

BANDARLAMPUNG –Penyair Bandung, Jawa Barat, kelahiran Kaliada, Lampung Selatan, Diro Aritonang, akan meluncurkan buku puisi Dendang Krakatau (Song of the Krakatau), di panggung terbuka Pasar Seni Jl. Sriwijaya Enggal, Bandarlampung, 27 Agustus pukul 19.30 WIB.

Menurut penyair yang pernah diundang pada Forum Puisi Indonesia 83 di TIM ini, buku puisi yang semula dwi bahasa menghimpun 56 puisi, antara lain Anno 1883, Aku adalah Krakatau, Dendang Karakatau, Mantera Krakatau, Inga, Tamat, dan lain-lain.

“Puisi-puisiku di sini bicara dari sebelum, catatan saat meletus, dan fenomema lain dari dampak dan hikmah tragedi itu. Apalagi saya lahir dan besar di Kalianda yang tak jauh dari pantai, dapat merasakan dan menghikmati benana alam pada 1883 itu,” kata Diro.

Dikatakannya, buku puisinya ini semula diterbitkan dalam dua bahasa, Indonesia dan Inggris. “Tapi karena tak terkejar, saya putuskan kali ini hanya versi Indonesia. Saya masih berhafap kelaknya versi Inggris bisa dimasukkan. Buku ini juga bagian dari promosi Lampung,” ujarnya lagi.

Buku puisi Dendang Krakatau yang tampil lux ini, diberi kata pengantar dari Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Wamen Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandae, Prof. Dr. Tukirin Partomihardjo, Isbedy dan Stiawan ZS.

Diro mengaku lebih memilih Pasar Seni Enggal sebagai tempat peluncuran buku puisi ini karena Pasar Seni posisinya strategis, berada di tengah Kota Bandarlampung, sehingga mudah dijangkau masyarakat.

Direncanakan, acara peluncuran yang bekerja sama dengan Pemrov Lampung, panitia Festival Krakatau XXIV, dan Lamban Sastra ini akan dihadiri Gubernur Lampung Ridho Ficardo, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan sekaligus meluncurkan buku ini.

 “Selain itu pembacaan puisi dari buku ini oleh seniman Lampung Iin Muthmainnah, Syaiful Irba Tanpaka, dan seniman dari Jabar Soni Farid Maulana, Anggi Sri Wilujang, dan Diro Aritonang. Kami juga berharap Gubernur dan Menteri Kehutanan ikut membacakan puisi dari Dendang Krakatau,” harap mantan wartawan Pikiran Rakyat ini, dihubungi Teraslampung.com, Minggu (17/8) malam.

Loading...