Beranda News Pelayanan Publik Dirut RSUAM Membantah Pasien Miskin Diusir dari Rumah Sakit

Dirut RSUAM Membantah Pasien Miskin Diusir dari Rumah Sakit

2440
BERBAGI
Dirut RSUAM, dr.Hery Djoko Subandriyo
Dirut RSUAM, dr.Hery Djoko Subandriyo
Teraslampung.com – Direktur Rumah Sakit Umum Abdoel Moeloek (RSUAM) Bandarlampung, dr.Hery Djoko Subandriyo membantah pengusiran terhadap pasien miskin bernama Winda Sari (25), pada Minggu petang (4/1/2015).

Menurut Hery,  pasien tersebut sudah tiga kali berobat di RSUAM. Pertama pada Mei 2013, saat itu pasien adalah korban kecelakaan lalu lintas. Saat itu disarankan fisiotrapi tetapi pasien menolak dan minta pulang paksa.

Selanjutnya pada Agustus 2014, pasien berobat karena diare dan lumpuh karena lemah anggota badannya. Yang terakhir masuk lagi berobat pada 28 Desember 2014 ada masalah dengan lukanya karena diabetes.

Karena pasien seorang tuna wisma , maka harus ada surat pernyataan resmi dari Dinas Sosial agar RSUAM bisa membiayai.

“Jadi, tidak benar kalau perawat di  RSUAM melakukan pengusiran pasien Winda Sari.
Saya menduga hanya salah paham saja. Perawat menyarankan pasien untuk pulang sementara dia belum sembuh. Nahx disinilah terjadinya salah  persepsi,” kata Hery saat  Konpres bersama wartawan di aula RSUAM, Senin (5/1).

Dia juga meyakini bahwa pasien telah diberi antibiotik dan dirawat di Ruangan Anyelir RSUAM karena rungan khusus pasien diabetes penuh.

BACA: Akhirnya Winda Sari Pasien yang Pernah Terusir RSUAM Meninggal Dunia

Hery mengaku, tidak mungkin perawat – perawat di RSUAM ada yang membenta- bentak dan mereka tidak diberi makan selama dirawat dari tanggal 28/12 sampai tanggal 4/1 2015.

“Kalaupun ada, nanti kami akan memberi  sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kemudian  dibina dengan  ditegur secara lisan dan tulisan baru lapor ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD),” katanya.

Mas Alina Arifin
 
Loading...