Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Disdukcapil Bandarlampung – Bhayangkari Serahkan Akte Kelahiran dan KIA

Disdukcapil Bandarlampung – Bhayangkari Serahkan Akte Kelahiran dan KIA

79
BERBAGI
Ketua Daerah Bhayangkari Lampung Sari Purwadi Aryanto, Ketua PKK Kota BandarLampung Eva Dwiyana dan Kadisdukcapil A. Zainuddin kepada penerima simbolis 100 akte kelahiran dan KIA.
Ketua Daerah Bhayangkari Lampung Sari Purwadi Aryanto, Ketua PKK Kota BandarLampung Eva Dwiyana dan Kadisdukcapil A. Zainuddin kepada penerima simbolis 100 akte kelahiran dan KIA.

TERASLAMPUNG.COM — Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandarlampung bekerjasama dengan Bhayangkari Lampung memberikan akte kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KAI) gratis kepada 100 warga yang belum memiliki.

Ketua Daerah Bhayangkari Lampung Sari Purwadi Aryanto mengungkapkan, penyerahan akte kelahiran dan KIA ini dalam rangka Hari Gerak Bhayangkari tahun 2019.

“Sejak tiga tahun yang lalu setiap Hut Bhayangkari kita selalu memberikan akte kepada masyarakat, bahkan ada yang usianya 60 tahun belum memiliki akte kelahiran,” kata istri Kapolda Lampung itu di acara penyerahan akte kelahiran dan KIA di lantai II Gedung Satu Atap, Pemkot Bandarlampung, Rabu, 21 Agustus 2019.

Selanjutnya dia menjelaskan kegiatan ini membantu masyarakat yang belum miliki akte kelahiran serta memberikan imformasi akan pentingnya memiliki akte.

“Saya yakin banyak warga masyarakat yang tidak tahu cara mengurus akte kelahirannya akhirnya mereka tidak memiliki akte. Akte sangat diperlukan sebagi bukti hukum status anak serta untuk mengurus dokumen-dokumen lainnya,” kata Sari Purwadi Aryanto.

Sementara itu Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Ahmad Zainuddin menjelaskan pemberian akte ini merupakan kerjasama antara Bhayakari dan Disdukcapil dan sudah berjalan tiga tahun.

“Sebelumnya tidak ada acara seremonial seperti ini, hari ini bersamaa dengat Hut Bhayangkari ke 67 kita buatkan acara serah terima dengan tujuan agar tersosialisasi lebih luas terutama apa itu KIA,” jelas Zainuddin.

Lebih lanjut dia menambahkan KIA itu adalah kartu identitas anak dan dibuat mulai anak tersebut berusia satu hari sampai anak tersenut berusia 17 tahun kurang satu hari.

“Saya mengimbau warga Bandarlampung bagi yang mempunyai anak, cucu dan keluarga yang belum memiliki identitas berupa kependudukan terutama KIA dan akte silahkan datang ke Gedung Satu Atap mall pelayanan terpadu. Pengurusannya tidak dipungut biaya alias gratis,” kata dia.

Ketua PKK Kota Bandarlampung Eva Dwiyana mengucapkan terimakasih kepada Bhayakari Lampung karena sudah membantu mendata warga yang belum memiliki akte.

“Semoga ke depan bisa lebih meningkat. Terimakasih kepada Bhayangkari yang mau mendata warga Bandarlampung yang belum mempunyai akte dan PKK juga akan ikut mensosialisasikan agar masyarakat untuk mempunyai akte kelahiran dan KIA,” katanya.

Dandy Ibrahim

Loading...