Beranda Ruwa Jurai Lampung Barat Diskominfo Lampung Barat Gelar Bimtek Kampanye Lawan Hoax

Diskominfo Lampung Barat Gelar Bimtek Kampanye Lawan Hoax

235
BERBAGI
Ganjar Jationo menyampaikan materi tentang UU ITE dan bahaya hoax.

TERASLAMPUNG.COM — Dinas Kominfo Lampung barat menggelar bimbingan teknis “Kampanye Anti Hoax”,  di Aula Pakuwon Bappeda Lampung Barat, di Liwa, Jumat, 29 Maret 2019.

Bimtek dalam rangkan sosialisasi UU ITE itu menghadirkan narasumber  Ganjar Jationo,Kabid Komunikasi Publik Dinas Kominfo Provinsi Lampung.

Asissten Bidang Administrasi Umum, Noviardi Kuswan, mengatakan teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang pesat saat ini, telah mendorong percepatan di berbagai bidang, seperti halnya mencari dan berbagi informasi saat ini sangatlah mudah didapatkan seiring dengan berkembangnya teknologi internet dan jaringan.

“Sebab itu, kami menyambut baik kegiatan pelatihan bagi sumber daya manusia bidang komunikasi dan informasi di Lambar ini. Kebutuhan masyarakat akan pentingnya komunikasi dan informasi sudah sangat besar, sehingga Pemkab Lambar melalui unit satuan kerja (satker) yang membidangi masalah komunikasi untuk segera memberikan solusi guna membantu memenuhi kebutuhan masyarakat tersebut, khususnya untuk pengembangan SDM di bidang komunikasi dan informasi, agar dapat menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dengan baik dan positif,” katanya.

Sementara Ganjar Jationo mengingatkan agar masyarakat berhati-hati dengan dokumen elektronik karena tidak akan hilang seumur hidup.

“Sehingga harus ada pengecekan yang baik agar tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain. Memasuki revolusi industri 4.0 sekarang segala hal yang dulu dilakukan secara manual  sekarang dapat diganti dengan media digital sehingga banyak kejahatan siber yang merugikan masyarakat. Sebab itu, masyarakat harus memiliki kecerdasan memilih informasi,” katanya.

Kepala Dinas Kominfo Lampung Barat, Maidar, mengatakan kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi para pelajar di bidang pengelolaan informasi serta meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pengelolaan informasi khususnya dalam penanganan berita bohong (hoax) atau konten internet negatif.

Loading...