Beranda Hukum Ditpolair Polda Lampung Tangkap Perakit dan Pengguna Bom Ikan

Ditpolair Polda Lampung Tangkap Perakit dan Pengguna Bom Ikan

44
BERBAGI
Ilustrasi

Zainal Asikin/teraslampung.com

BANDARLAMPUNG – Petugas Diretktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Lampung, menangkap perakit dan pengguna bom ikan, Muhamar (22) warga Kota Karang Telukbetung Timur, Bandarlampung. Polisi menangkap tersangka, saat sedang beroperasi di wilayah perairan Lelangga, Peswaran, pada Rabu siang (30/3/2016).

Kanit Tindak Direktorat Polair Polda Lampung, AKP Resky Maulana mengatakan, ditangkapnya Muhamar seorang nelayan bagan, berawal saat petugas melakukan patroli rutin dengan menggunakan Rubber Boat KP Sikatan- 3012, di perairan Pulau Lelangga, Kabupaten Pesawaran. Saat di lokasi tersebut, petugas mendengar suara ledakan bom cukup keras. Suara ledakan itu, berasal dari kapal bagan dengan nama lambung  Omega Jaya 6 yang sedang mengangkat jaring bagan berisi ikan.

“Ketika didekati, nakhoda Kapal Muhammar, membuang sesuatu yang di curigai adalah botol bom ikan yang sudah siap untuk di ledakan,”kata Resky, Rabu (30/3/2016).

Selanjutnya, dilakukan penggeledahan dalam kapal motor tersebut. Ditemukan berbagai bahan campuran untuk membuat bom ikan, berupa potasium atau ampo yang sudah dicampur cat brown seberat 300 gram. Lalu 15 botol kosong, satu kaleng kecil cat brown dan satu pipet untuk menyambung kep atau sumbu peledak.

“Dengan temuan itu, kami mengamankan Muhamar dan menyita Kapal Motor bertenaga 6 GT.22 berikut dokumen Kapal dan hasil tangkapan ikan seberat 200 Kg,”ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, Resky mengutarakan, bahwa Muhamar mengakui perbuatannya merakit dan menggunakan bom ikan. Selain itu juga, Muhamar telah membuang barang bukti berupa Bom ikan siap ledak sebanyak 8 botol.

“Untuk Pasal yang disangkakan, Pasal 8 ayat (1) Jo pasal 84 ayat (1) UU RI NO.45/2009 Tentang perubahan atas UU RI NO.31/2004 Tentang Perikanan,”terangnya.