Beranda News Nasional Dituduh Mengritik TNI, Ini Bantahan Robertus Robet

Dituduh Mengritik TNI, Ini Bantahan Robertus Robet

317
BERBAGI
Robertus Robet. Indonesiaatmelbourne.unimelb.edu.au

TERASLAMPUNG.COM — Polisi menangkap aktivis dan dosen UNJ, Robertus Robert, Kamis dini hari, 7 Maret 2019, setelah video orasinya di Aksi Kamisan pekan lalu viral. Dalam video itu, Robert dituding telah mengkritik dan menghina TNI. Namun dosen Universitas Negeri Jakarta atau UNJ itu membantah bahwa dia tidak bermaksud mengkritik atau menghina TNI.

“Lagu itu dimaksudkan sebagai kritik saya terhadap ABRI di masa lampau, bukan terhadap TNI di masa kini,” ujar Robet saat dihubungi Tempo, Rabu, 6 Maret 2019. Apalagi dimaksudkan untuk menghina profesi, organisasi, institusi TNI.

Robet menjelaskan sebagai dosen, dia tahu persis upaya-upaya reformasi yang telah dilaksanakan oleh TNI selama ini. Video itu menuai kontroversi dan kritik di media sosial.

Setelah didatangi tentara, sejumlah aktivis menyambangi rumah Robet. Mereka datang untuk mendampinginya karena menduga akan ada penangkapan.

Pukul 23.00, kata dia, ada empat anggota Bareskrim Polri yang didampingi beberapa polisi dari Kepolisian Sektor Sukmajaya membawa surat penyidikan dan penangkapannya. “Saya langsung dibawa ke (Bareskrim) Mabes Polri.”

Robertus Robet tiba di lantai 14 gedung Bareskrim sekitar pukul 01.20, Kamis dinihari. Didampingi sejumlah penasehat hukum ia langsung diperiksa. “Saya sudah ditetapkan menjadi tersangka.” Robet tersangka tindak pidana ujaran kebencian.

Tempo.co

Loading...