Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Dituduh Selingkuh, Rumah Warga Sukadana Udik Lampura Dirusak Massa

Dituduh Selingkuh, Rumah Warga Sukadana Udik Lampura Dirusak Massa

1325
BERBAGI
Kediaman milik Am yang dirusak massa
Kediaman milik Am yang dirusak massa

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Sebuah rumah di Dusun IV, Desa Sukadana Udik, Bungamayang, Lampung Utara dirusak massa, Rabu (23/5/2018) sekitar pukul 20.30 WIB. Belakangan diketahui, rumah yang menjadi sasaran amuk massa itu milik Am (34).

Beruntung tak ada korban jiwa dalam aksi tersebut lantaran pemilik rumah sudah pergi sebelum massa tiba. Belakangan diketahui juga alasan perusakan ini diduga dipicu oleh kisah asmara terlarang Am dengan Ep. Baik Am dan Ep sama – sama telah memiliki pasangan yang sah.

Menurut Kapolsek Sungkai Selatan, Kompol Dalham, ‎peristiwa pengrusakan ini diduga dilakukan oleh keluarga besar suami Ep yang tidak terima dengan hubungan terlarang tersebut. Ep sendiri tercatat sebagai warga ‎Desa Negeri Ratu, Muara Sungkai.

Kendati demikian, Dalham mengatakan, sejatinya persoalan ini masih dalam proses perdamaian. Sayangnya, dalam perjalanannya, ‎belum didapat titik temu dalam proses perdamaian tersebut hingga mencapai klimaksnya pada malam nahas itu.

“(Mungkin) belum ada titik temu dalam persoalan ini hingga berujung maka pada pengrusakan tersebut,” kata dia.

Dalham menjelaskan, pihak kepolisian segera menerjunkan personilnya ke lokasi dan mengamankan Am dan Ep supaya suasana lebih kondusif. Am dan Ep telah diamankan di Mapolres Lampung Utara.

“Suasana sudah kondusif. Baik Am dan Ep sudah diamankan di Mapolres. Kami juga mengimbau agar kedua belah pihak dapat sama – sama menahan diri,” katanya.

Di sisi lain, Kepala Desa Sukadana Udik, Mulyadi saat dikonfirmasi di kediamannya pada Kamis sekitar pukul 01.00 WIB membenarkan jika rumah milik salah satu warganya dirusak oleh puluhan warga dari desa tetangga.

Ia juga menuturkan, persoalan ini sebenarnya sedang dalam proses mediasi untuk mencari solusi terbaik. Sayangnya, belum ada kesepakatan apapun yang dihasilkan dalam proses mediasi itu hingga Rabu malam.

‎”Kami sudah mencoba untuk menyelesaikan persoalan ini dengan memediasinya bersama pihak Polsek Sungkai Selatan,” terangnya.