Beranda Views Kopi Pagi Doa Penghujung Waktu Sahur

Doa Penghujung Waktu Sahur

210
BERBAGI

Shobirien Nurrasyid

meski segala puji hanya pantas bagimu, Tuhan, aku tak akan memujimu di ruang ini, kerna engkau tak akan hina tanpa pujian, apalagi hanya dariku dan dari sekedar ruang sempit di jagat maya ini, kerna jutaan manusia menelusup lorong jagat maya ini hanya untuk memuji dirinya sendiri
pun
mungkin diri yang gila puji ini

biarkan kalimat ini menjadi jendela bagi angin yang ingin keluar masuk dari pengapnya kamar, kerna pintu telah kututup ketika doa mulai kutabur pada jela-jela langit pagi ini
aku ingin berdoa tanpa tahu siapapun, tak terkecuali satu dari jutaan manusia yang kerap menelusup lorong jagat maya ini yang juga mengaju doa pada ketika yang sama

:
beri aku tariqat untuk sampai pada ma’rifat meski penyucian diri tak pernah bersih kerna luka dan nanah tetap mengalir bersama darah
beri aku waktu dan sempat untuk sampai pada ma’rifat meski diri tak pernah tergoda oleh harumnya angin surga
beri aku kesempatan menjadi manusia taqwa
selamanya

Loading...