Beranda Virus Corona Dokter Asal Lamsel dan Enam Pasien Positif Corona Lain di Lampung Dinyatakan...

Dokter Asal Lamsel dan Enam Pasien Positif Corona Lain di Lampung Dinyatakan Sembuh

110
BERBAGI
Ilustrasi virus Corona atau Covid-19. Foto: Shutterstock
Ilustrasi virus Corona atau Covid-19. Foto: Shutterstock

TERASLAMPUNG.COM — Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung, Reihana, merilis penambahan tujuh pasien positif Covid-19 di Lampung sembuh, Sabtu (30/5/2020). Salah satu pasen yang sembuh tersebut adalah dr. Asad Toha, pasien nomor 53 adalah seorang laki-laki berumur 70 tahun, warga Lampung Selatan.

Asad Toha dinyataka sembuh setelah menjalani perawatan selama 28 hari di ruang isolasi rumah sakit. Dengan penambahan tujuh orang pasien sembuh berarti jumlah pasien Covid-19 di Lampung yang sembuh sampai saat ini ada 67 orang.

Sementara itu, jumlah pasien positif Covid-19 di Lampung saat ini ada 132 orang setelah adanya penambahan satu pasien baru dari Kabupaten Lampung Tengah.

Asad Toha seorang dokter yang berpraktik di Lampung Selatan.Pada 11 April ia kedatangan seorang pasien berinisial KA. Pasien tersebut kemudian berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dengan hasil tes negatif.

Mulai 13 April ia tidak buka praktik. Pada 17 April ia mendatangi RSUD Bob Bazar dan melakukan rapid test. Hasilnya negatif.  Pada 27 April rapid test kembali dilakukan dan hasilnya negatif juga. Lalu petugas rumah sakit mengambil spesimen swab tenggorokan dan mengirimkannya ke Dinas Kesehatan Lampung.

Ia juga langsung dirawat di ruang isolasi RS Bob Bazar. Pada 28 April 2020, ia dirujuk ke salah satu rumah sakit swasta di Bandarlampung. Ia kemudian diperiksa oleh dokter spesialis paru.

Pada 2 Mei 2020 hasil periksaan swab menunjukkan ia positif mengidap virus corona.

Selain dr. Asad Toha, enam pasien positif yang juga dinyakan sembuh adalah pasien nomor 59 (A. Lutfi), warga Lampung Selatan; pasien nomor pasien nomor 60 (Zakariah), warga Lampung Selatan; pasien nomor 121 (Listiani), warga Lampung Selatan.

Kemudian pasien nomor 24 (Sherly), warga Bandarlampung; pasien nomor 25 (Rifqi) warga Bandarlampung, dan pasien nomor 52 (Sugiono), warga Bandarlampung.

 

Loading...