Beranda Hukum Kriminal Door! Dua Pencuri Bermodus Pecahkan Kaca Mobil Ditembus Peluru Panas

Door! Dua Pencuri Bermodus Pecahkan Kaca Mobil Ditembus Peluru Panas

356
BERBAGI

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Kapolsekta Kedaton Kompol Handak Prakasa Qalbi (tengah) didampingi Waka Polsekta, Iptu Markoni Tasty (kanan) dan Ipda Nida Sari Daulay (kiri) saat memperlihatkan barang bukti hasil curian dari kedua tersangka Dodi Sopyan (29) dan Amroni (23), tersangka pencuri dengan modus memecahkan kaca mobil, Senin (13/7/2015).

BANDARLAMPUNG–Petugas Unit Reserse Kriminal Polsekta Kedaton, Bandarlampung berhasil meringkus Dodi Sopyan (29) dan Amroni (23), pelaku pencurian spesialis pecah kaca mobil, Sabtu (11/7) di  depan Mal Kartini, Bandarlampung,sekitar pukul 15.30 WIB.

Karena melakukan perlawanan dan berusaha kabut, dua warga Desa Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran itu kaki kanannya dilumpuhkan polisi dengan tembakan timah panas.

“Saat akan ditangkap, tersangka Dodi dan Amroni berusaha melawan petugas dan berusaha melarikan diri. Terpaksa petugas melumpuhkan kedua tersangka dengan tamah panas,” kata Kapolsekta Kedaton, Kompol Handak Prakasa Qalbi, Senin  (13/7/2015).

Handak  mengatakan, kedua tersangka berhasil diringkus petugasnya saat akan melakukan aksi pencurian kembali dengan modus pecah kaca mobil di Jalan Kartini, Tanjungkarang Pusat depan Mal Kartini. Penangkapan keduanya, hasil penyelidikan petugas selama ini dan keterangan saksi dari tempat kejadian perkara (TKP) sebelumnya yang mengetahui ciri-ciri dari para pelaku.

Polisi menyita barang bukti berupa satu buah tas warna hitam dan cokelat, satu buah ponsel Smartfren Andromax U2, satu buah dompet warna coklat yang didalamnya berisi KTP, SIM C, Kartu ATM Bank Lampung dan BRI, Kartu BPJS, STNK motor Honda Beat, uang tunai Rp 550 ribu, tiga buah buku tabungan dan satu unit sepeda motor Suzuki Satria FU warna biru hitam BE BE 4188 RE.

“Pencurian dengan modus pecah kaca mobil, terjadi sikitar 10 kali selama beberapa bulan terakhir di wilayah Kedaton. Disinyalir, komplotan Dodi Cs ini terlibat di lima tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah hukum Polsekta Kedaton,”ungkapnya.

Terakhir, sambung Handak, tersangka Dodi dan Amroni beraksi di Jalan ZA Pagar Alam, Gg PU, Kedaton, pada Selasa (7/7/2015) lalu. Kedua tersangka memecahkan kaca mobil milik korban, Redhiyan Wasis Saputra (22) seorang mahasiswa warga Kelurahan Bumi Sari, Natar, Lampung Selatan.

“Saat itu mobil korban sedang diparkirkan di depan Masjid Al-Ikhlas, dari dalam mobil Dodi dan Amroni berhasil menggondol tas milik korban yang berisi dompet, uang tunai Rp 550 ribu dan satu buah telephon genggam,”ujarnya.

Handak Menjelaskan, dari keterangan tersangka, keduanya mengaku sudah empat kali beraksi melakukan pencurian dengan modus pecah kaca mobil di wilayah Kedaton. Tersangka merupakan pelaku yang beraksi di Jalan Sultan Agung, kota Sepang, labuhan Ratu (depan Graha Pena Radar lampung) dan didepan kantor Diler Nissan Jalan ZA Pagar Alam (depan Kampus Teknokrat), Bandarlampung.

Saat beraksi, sambung Handak, kedua tersangka berkeliling untuk mencari calon target korbannya menggunakan kendaraan bermotor Suzuki Satria FU. Ketika korban didapat, tersangka Dodi mendekati mobil korban lalu memecahkan kaca mobil menggunakan alat busi.

Sementara tersangka Amroni, menunggu diatas kendaraan dengan mengawasi keadaan sekitar. Aksi pencurian yang dilakukan kedua tersangka, tidak hanya di wilayah Kedaton masih ada TKP lain di luar wilayah hukum Polsekta Kedaton.

“Kedua tersangka berbagi peran, Dodi sebagai eksekutor dan Amroni sebagai joki atau yang membawa kendaraan. Amroni merupakan seorang pelaku kasus jual beli motor bolong, kasus ini masih di kembangkan untuk mengungkap TKP lain dan memburu Komplotan tersangka lain yang diduga masih satu jaringan dengan kedua tersangka,”jelasnya.

Loading...