Dosen PiK FP Unila Lakukan Desiminasi Budidaya Ikan dan Sayuran dengan Sistem Akuaponik Rakit Apung

  • Bagikan
Instalasi akuaponik yang diterapkan di kelompok “Mandiri Sentosa”
Instalasi akuaponik yang diterapkan di kelompok “Mandiri Sentosa”.

TERASLAMPUNG.COM — Dosen Jurusan Perikanan dan Kelautan (PiK), Fakultas Pertanian (FP) Universitas Lampung (Unila) melakukan Diseminasi Teknologi Budidaya Ikan dan Sayuran Organik dengan sistem akuaponik rakit apung  (Floating Raft Aquaponic System) pada Kelompok Pembudidaya Ikan di Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tersebut merupakan kelanjutan dari kegiatan tahun sebelumnya mengenai teknologi budidaya akuaponik.

Dosen PiK yang terlibat dalam kegiatan ini merupakan para dosen pemula penerima hibah Pengabdian kepada Masyarakat DIPA BLU Unila Tahun 2021. Tim diketuai Putu Cinthia Delis, S.Pi., M.Si. dengan anggota Darma Yuliana, S.Kel., M.Si., Oktora Susanti, S.Pi., M.Si., Hilma Putri Fidyandini, S.Pi. dan Yeni Elisdiana., S.Pi., M.Si.

Pemanenan sayuran yang ditanam dengan sistem akuaponik rakit apung.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan produktivitas budidaya ikan yang telah ada dengan memproduksi hasil samping berupa sayur organik sebagai bentuk pengembangan lahan produktif.

Sayur organik merupakan salah satu kebutuhan primer masyarakat berupa bahan pangan dan memiliki fungsi yang tidak tergantikan. Kegiatan ini diiringi dengan pemberdayaan kolaboratif dengan membangun sistem pengelolaan air budidaya yang baik dan efisien pada usaha budidaya mitra. Kegiatan ini juga melibatkan peran dari ibu rumah tangga dalam menanam dan merawat sayuran yang menjadi hasil samping budidaya ikan.

Rangkaian kegiatan ini antara lain sosialisasi dan pelatihan dilakukan tanggal 19 Juni 2021, persiapan kolam ikan lele dan pembuatan instalasi 7 Mei – 19 Juni 2021, penebaran ikan lele dan penyemaian benih sayur (kangkong, selada, dan pokcoy) 26 Mei 2021, penanaman bibit sayur dilakukan pada tanggal 19 Juni 2021.

Lele yang baru dipanen.

Pemanenan sayuran kangkung, pakcoy, dan seladan serta pemanenan ikan lele dilakukan pada tanggal 4 Agustus 2021 setelah 1,5-3 bulan pemeliharaan dalam sistem akuaponik.

Suroto, S.Pdi, Penasihat Pokdakan Mandiri Sentosa, mengucapkan terima kasih kepada Unila karena kegiatan ini sangat bermanfaat dan menghasilkan hasil panen yang didapatkan cukup signifikan, tingkat kematian rendah, dan mendapat produk panen sayuran.

“Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut agar Pokdakan terus mendapatkan ilmu dan keterampilan dalam teknologi budidaya ikan,” katanya.

Sosialisasi kepada Pokdakan Mandiri Sentosa, Jatiagung, Lampung Selatan.
Sosialisasi kepada Pokdakan Mandiri Sentosa, Jatiagung, Lampung Selatan.

Rencana tahapan berikutnya yang akan dilaksanakan dalam program pengabdian kepada masyarakat adalah kegiatan pendampingan dan evaluasi yang meliputi pendampingan dalam pencatatan dan pembukuan, serta teknik pengemasan dan pemasaran produk.

  • Bagikan