Beranda News Pilgub Lampung DPP PKB Usung Arinal Djunaidi, DPW PKB Ngotot Ajukan Mustafa

DPP PKB Usung Arinal Djunaidi, DPW PKB Ngotot Ajukan Mustafa

1134
BERBAGI
Arinal Djunaidi menyapa warga pada acara pentas wayang kulit Desa Simbarwaringin, Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah, Sabtu malam (19/8/2017). Foto: Tim Jaya

TERASLAMPUNG.COM — Meskipun DPW Partai Kebangktan Bangsa (PKB) Lampung merekomendasikan untuk mengusung Mustafa pada Pilgub Lampung 2018, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ternyata lebih memilih mencalonkan Arinal Djunaidi. Penetapan Arinal Djunaidi sebagao bakal calon gubernur (Bacagub) Lampung periode 2019-2024 itu sebenarnya juga sudah lama “ngendon” di DPP PKB dan sudah diteken Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar sejak 29 Agustus 2017 lalu.

Ketua Desk Pilkada DPP PKB Daniel Johan mengatakan, keputusan untuk mengusung Arinal Djunaidi dilakukan setelah DPP PKB mempertimbangkan seluruh aspek dengan mendalam.

“Petimbangan itu akhirnya menjadi dasar bagi PKB memberikan dukungan kepada Arinal Djunaidi sebagai calon Gubernur Lampung,” kata Daniel Johan, di Jakarta, Rabu (4/9/2017).

Menurut Daniel, DPP PKB segera menginstruksikan kepada seluruh struktur PKB mulai dari DPW hingga DPC dan ranting se-Provinsi Lampung untuk bergerak  menyosialisasikan Arinal Djunaidi dan memenangkannya pada Pilgub Lampung 2018.

Surat Keputusan (SK) bernomor: 23573/DPP-03/VI/A.1/VIII/2017 langsung ditandatangani Ketum PKB Muhaimin Iskandar dan Sekretaris Jendral (Sekjen) Abdul Kadir Karding, pada tanggal 29 Agustus 2017 itu kini ditembuskan ke DPW PKB Lampung, KPU Provinsi Lampung, DPC PKB se Lampung, DPAC PKB se Lampung DPRt PKB se-Lampung.

Tiga poin penting surat DPP PKB adalah: Pertama, calon Wakil Gubernur Lampung akan ditetapkan kemudian DPP PKB menerima keputusan desk pilkada pusat.

Kedua; Memerintahkan struktur partai kebangkitan bangsa se Provinsi Lampung untuk mengoptimalkan seluruh potensi partai demi keberhasilan dan kemenangan Arinal Djunaidi dalam Pilkada Lampung tahun 2018.

Ketiga; Surat Keputusan itu berlaku sejak ditetapkan dan apabila calon gubernur sebagaimana dimaksud dalam surat ini tidak dapat memenuhi ketentuan untuk mendaftar, maka surat keputusan akan ditinjau kembali.

DPW PKB Lampung sendiri sudah merekomendasikan nama Mustafa sejak Juli 2017.

Mustafa

Sementara itu, mempertegas dukungannya untuk Mustafa, DPW PKB Lampung mendeklarasikan dukungan terhadap Mustafa sebagai Bacagub Lampung pada Selasa malam (3/10/17).

Konferensi pers yang bertempat di Sekretariat DPW PKB Lampung itu dihadiri oleh Sekjen DPW Okta Rijaya, Dewan Syuro dan Dewan Tanpidz. Selain itu, turut hadir Wakil Ketua DPW PKB Lampung Khaidir Bujung.

Pada deklarasi tersebut, diumumkan Surat Keputusan (SK) merekomendasikan Mustafa yang ditandatangani Ketua DPW PKB Lampung Musa Zainuddin dan Sekretaris Okta Rijaya dengan No 1475/DPW – 03/IV/A.1/VII/2017 Tentang Permohonan Kebijakan Khusus Penerbitan SK Cagub Lampung.

Pengumuman rekomendasi itu disampaikan Sekretaris DPW PKB Lampung, Okta Rijaya didampingi fungsionaris partai dan dewan Suro di Sekretariat DPW PKB Lampung, Selasa (3/10) malam.

Menurut Okta, rekomendasi partainya tersebut telah diplenokan pada Juli 2017 lalu, dengan memutuskan Mustafa sebagai calon gubernur Lampung yang akan diusung Pilgub 2018 mendatang.

“Kita pleno bulan Juli kemarin, bukan menutupi karena belum tepat waktunya untuk berbicara, keputusan sudah final rekomendasi DPW dan DPC dan dewan Suro memutuskan Mustafa yang kita usung dan akan menangkan dalam Pilgub ini,” jelasnya usai menggelar rapat.

Okta mengatakan, rekomendasi tersebut sudah diserahkan ke DPP PKB. Hanya satu nama yang diusulkan, yakni Arinal Djunaidi sebagai bakal calon Gubernur Lampung. Sedangkan untuk bakal calon wakilnya masih harus menunggu keputusan selanjutnya.

“DPP itu tergantung dari kita DPW dan DPC yang merekomendasikan untuk SK dari DPP kita masih menunggu di pastikan sebelum pendaftaran nanti, DPP tidak mungkin memberikan SK keputusan penetapan berbeda dari rekomendasi wilayah,” kata Okta.

Jika dukungan PKB yang memiliki 7 kursi di DPRD Lampung untuk Pilgub Lampung diberikan kepada Mustafa, maka Bupati Lampung Tengah itu akan melenggang sebagai bakal calon Gubenur Lampung 2018-2023. Sebab, dengan begitu Mustafa sudah memenuhi syarat dukungan dari partai (23 kursi).

Sebelumnya, Mustafa sudah mendapatkan dukungan dari Partai Nasdem NasDem (8) dan  PKS (8).