DPRD Lampung Setujui Raperda Pemekaran Kabupaten Lampung Tengah

  • Bagikan
Rapat Paripurna DPRD Lampung (ilustrasi)
Rapat Paripurna DPRD Lampung (ilustrasi)

TERASLAMPUNG.COM — DPRD Provinsi Lampung akhirnya menyetujui  Raperda  Pemekaran Kabupaten Lampung Tengah dalam sidang paripurna DPRD, Senin (19/10/2015). Dalam Raperda itu, Kabupaten Lampung Tengah disetujui untuk dimekarkan menjadi dua daerah otonomi baru. yaitu Kabupaten Seputih Barat dan Kabupaten Seputih Timur.

Sidang paripurna dihadiri oleh 55 anggota Dewan dan total 85 anggota DPRD Lampung. Meskipun sudah mendapatkan persetujun dari DPRD Lampung, langkah untuk mewujudkan pemekaran Kabupaten Lampung Tengah itu masih panjang.

Menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 78 Tahun 2007 Tentang Tata Cara Pembentukan, Penghapusan, dan Penggabungan Daerah, setelah  Raperda Pemekaran atau Pembentukan Daerah Baru disetujui DPRD Provinsi,  selanjutnya Gubernur Lampung akan mengajukan usulan pemekaran kabupaten itu kepada Presiden melalui Menteri Dalam Negeri.

Dengan begitu, ‘bola’ pembentukan dua daerah otonomi baru itu kini berada di tangan Gubernur Lampung.

Gubernur nantinya akan membuat Surat Keputusan Pemekaran/Pembentukn Kabupaten Baru. Gubernur juga masih harus melakukan beberapa hal. Antara lain, pertama, membuat persetujuan pemberian bantuan dana untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan calon kabupaten/kota (minimal 2 tahun berturut-turut sejak peresmiannya). Kedua, persetujuan pemberian dukungan dana untuk pemilihan umum kepala daerah pertama kali di kabupaten/kota baru.

Ketiga, persetujuan nama calon kabupaten/kota, cakupan wilayah calon kabupaten/ kota dan calon ibukota kabupaten/kota. Keempat,  persetujuan memindahkan personil dari provinsi dan berkoordinasi dengan pemerintah, gubernur dan bupati/walikota terhadap personil di wilayah kerjanya yang akan dipindahkan ke kabupaten/kota yang baru dibentuk.

Kabupaten Lampung Tengah terletak sekitar 75 kilometer d Kota Bandarlampung. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 9.189,50 km² dan berpenduduk sebanyak 1.109.884 jiwa (tahun 2004). Merupakan salah satu kabupaten yang terkurung daratan/land lock di provinsi Lampung.

Sebelum 1999, Kabupaten Lampung Tengah menjadi kabupaten terluas kedua di Provinsi Lampung dan ibukotanya di Metro. Pada 1999, dengan diundangkannya UU Nomor 12 tahun 1999, Lampung Tengah dipecah menjadi Kabupaten Lampung Timur dan Kota Metro. Gunungsugih dipilih menjadi ibukota baru Kabupaten Lampung Tengah.

Kabupaten Lampung Tengah telah mengalami dua kali pemekaran, sehingga wilayah yang semula memiliki luas 16.233,21 km² dan sekarang luasnya sekitar 9.189,50 km². Pemekaran wilayah yang pertama adalah Kabupaten Lampung Timurberdasarkan UU RI Nomor 12 Tahun 1999, sehingga Kabupaten ini berkurang 10 kecamatan yakni, Sukadana, Metro Kibang, Pekalongan, Way Jepara, Labuhan Meringgai, Batanghari, Sekampung, Jabung, Purbolinggo, dan Raman Utara.

Pemekaran kedua dengan terbentuknya Kota Madya Metro dengan disetujuinya UU RI Nomor 12 Tahun 1999, yang dulunya dikenal sebaga ibukota Kabupaten Lampung Tengah yang memiliki status sebagai Kota Administratif dan pada tahun 1999 statusnya ditingkatkan sebagai Kota Madya.

Wilayah Lampung Tengah mengalami pengurangan lima Kecamatan yaitu, Metro Barat, Metro Utara, Metro Pusat, Metro Selatan, dan Metro Timur. Saat itu Lampung Tengah hanya memiliki 13 Kecamatan yaitu, Gunung Sugih, Terbanggi Besar, Anak Tuha, Bumi Ratu Nuban, Kota Gajah, Way Seputih, Bekri, Bandar Mataram, Anak Ratu Aji, Way Pengubuan, Kalirejo, Trimurjo, dan Pubian.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) populasi penduduk Lampung Tengah pada 2012 telah mencapai 1,19 juta jiwa atau tumbuh 0,81 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan populasi sebanyak itu tingkat kepadatan penduduknya mencapai 249 jiwa/km2.

 

 

  • Bagikan