DPRD Lampung Siap Bahas Raperda Lima BUMD Baru

  • Bagikan

TERASLAMPUNG.COM — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyatakan, usulan pendirian lima BUMD baru lantaran BUMD yang lama tidak berhasil secara maksimal dalam meningkatkan PAD.

“Pendirian lima BUMD Oleh karena itu, kata Arinal, Lampung  membutuhkan BUMD baru, sebab BUMD yang ada sudah terlalu berat bebannya, tetapi tidak satu pun yang bisa berhasil secara maksimal,” kata Gubernur Arinal ketika  menanggapi pandangan fraksi-fraksi DPRD Lampung, Rabu (1/9/2021).

Ia berharap agar DPRD menyetujui pendirian lima BUMD ini, dan untuk para BUMD yang ada untuk bekerja seprofesional mungkin dalam meningkatkan PAD.

Menurut Arinal, rencana pembentukan lima BUMD baru Lampung sudah melalui kajian kebutuhan daerah dan kelayakan usaha serta telah mendapat persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri untuk menopang pembangunan ekonomi daerah yang meliputi bidang pertanian, pariwisata dan ekonomi kreatif, bidang perhubungan dan transportasi, bidang infrastruktur dan bidang energi.

Masing-masing BUMD itu akan fokus dalam menjalankan bidang usahanya sehingga dapat berkembang dengan baik, karena setiap badan usaha harus memiliki kekhususan dalam mengelola bidang bisnisnya.

Pendirian lima BUMD itu merupakan syarat dan dasar hukum pendirianya mengenai pelaksanaan dan operasionalnya serta penyertaan modal baru akan efektif dilaksanakan setelah kondisi keuangan daerah memungkinkan.

Lima BUMD yakni PT. Bumi Argo Sejahtera, PT Wisata Lampung Indah, PT Trans Lampung Berjaya, PT Lampung Sarana Karya dan PT Lampung Usaha Energi, dengan harapan bisa mengoptimalkan berbagai sumber daya yang ada di Lampung seperti bidang pertanian, pariwisata dan ekonomi kreatif, bidang perhubungan dan transfortasi, bidang infrastruktur dan bidang energi.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Lampung dan anggota Fraksi PKB Noverisman Subing menyatakan kesiapannya untuk membahas Raperda soal pembentukan lima BUMD baru.

Sebelumnya,  Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) menyampaikan delapan rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif Pemprov Lampung dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung, Senin (30/8/2021). Dari delapan Raperda tersebut, 5 di anataranya merupakan raperda tentang usulan pendirian lima Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Nunik mengatakan lima  Raperda BUMD tersebut disusun untuk mengoptimalkan berbagai sumber daya yang ada di Provinsi Lampung seperti bidang pertanian, pariwisata dan ekonomi kreatif.

Kemudian, bidang perhubungan dan transfortasi, bidang infrastruktur dan bidang energi.

“Ini agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan pendapatan daerah,” ujar Nunik.

Raperda lainnya yang dibahas yakni tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Provinsi Lampung Nomor 13 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2019-2024.

Nunik mengatakan yang menjadi dasar pemikiran dan pertimbangan sehingga perlu disusunnya perubahan Perda tersebut diantaranya karena terdapat perkembangan kebijakan nasional dan sejumlah proyek prioritas strategis nasional berlokasi di Provinsi Lampung.

  • Bagikan